Lebih parah dari Arsenal. Itulah Juventus musim ini. Sudah empat pertandingan belum mampu menghasilkan kemenangan. Poin yang dikumpulkan cuma dua, dan kini berada di posisi ke-18. Fufufu.

Pada laga terakhirnya melawan AC Milan, Juve sebenarnya bisa saja memenangkan laga ini. Mereka sudah unggul 1-0 sampai menit ke-75. Alvaro Morata baru empat menit sudah bikin gol lewat serangan balik yang cepat dan mantap.

Paulo Dybala kasih umpan bola buat Morata yang sukses dibawa lari kencang banget macam maling sandal. Berhadapan dengan kiper Mike Maignan, bola kemudian dicongkel melewati Maignan.

Unggul 1-0 ternyata Juve kelewat nyaman. Beberapa peluang tidak bisa dijadikan gol. Malah babak kedua mainnya cenderung bertahan.

Sayangnya pertandingan berlangsung sampai menit ke-90. Mereka cuma bisa mempertahankan skor 1-0 hanya sampai menit ke-75. Mau minta wasit segera meniup peluit akhir tidak bisa karena memang belum waktunya.

Milan yang dominan di babak kedua tapi sulit menembus pertahanan Juve, akhirnya mampu bikin gol lewat situasi korner. Tendangan Sandro Tonali mampu disundul manja oleh Ante Rebic.

Kiper Wojciech Szczesny pun cuma melongo saja melihat bola meluncur masuk ke gawangnya. Kemudian marah-marah, entah marah ke siapa.

Juve bahkan nyaris saja kalah jika tendangan jarak dekat Pierre Kalulu tidak ditepis Szczesny. Selamatlah nyawa Juventus yang akhirnya bisa bawa pulang satu poin.

Kini mereka berada di peringkat ke-18 alias berada di zona degradasi. Kapan lagi ya kan bisa melihat Juve ada di posisi 18. Biasanya peringkat satu melulu.

Ini saatnya kita rayakan bersama dengan ceng-cengan. Kepada Juventini, “Ambil sedikit tisu bersedihlah secukupnya…”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here