Jelang musim 2018/2019 berlangsung, Toni Kroos mendapat penghargaan sebagai Pemain Terbaik Jerman 2018 versi jurnalis olahraga untuk pertama kalinya. Hal ini seakan melengkapi kesuksesan Toni Kroos yang meraih kesuksesan bersama Real Madrid musim lalu.

Musim lalu bisa jadi merupakan salah satu tahun terbaik bagi Kroos sebagai pesepak bola. Bersama Madrid, Kroos berhasil meraih tiga trofi bergengsi yaitu Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, dan gelar Liga Champions keempat secara beruntun.

Kroos sendiri sebenarnya gagal membawa timnas Jerman melangkah lebih jauh pada Piala Dunia 2018. “Der Panzer” dipaksa untuk mudik terlebih dahulu padahal lebaran baru saja usai.

Meskipun begitu Kroos tetap mendapatkan 185 suara dari 457 pemilih yang berasal dari Asosiasi Jurnalis Olahraga Jerman (VDS). Kalau yang memilih jurnalis majalah tanaman mungkin beda lagi juaranya.

Penyerang Freiburg, Nils Petersen, berada di peringkat kedua dalam daftar tersebut dengan 39 suara saja. Berbeda jauh memang, mau dikejar naik Usain Bolt juga susah nampaknya. Sedangkan di posisi ketiga ditempati oleh bek FC Schalke, Naldo, dengan 38 suara.

“Ini dan akan selalu menjadi sebuah kehormatan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik oleh jurnalis. Ini penghargaan yang tidak mudah didapatkan, dan tidak semua orang bisa mendapatkannya,” ujar Kroos kepada Kicker dikutip dari ESPN.

Namun satu momen yang mungkin paling diingat para pecinta sepak bola mungkin aksinya pada Piala Dunia 2018 Rusia. Kala itu Jerman yang melawan Swedia, mendapat kesulitan dan masih imbang hingga masa injury time.

Pada menit-menit terakhir Jerman mendapat tendangan bebas dari sisi kotak penalti. Kroos pun maju sebaga eksekutor. Bekerja sama dengan Marco Reus, Kroos berhasil melepaskan tendangan bebas yang membuat bola berbelok dengan tajam macam lihat layangan putus.

Sementara itu mantan pelatih Bayern Munchen, Jupp Heynckes didapuk sebagai Pelatih Terbaik Jerman 2018. Heynckes mengalahkan pelatih Schalke yang sedang naik daun yaitu Domenico Tedesco.

“Saya sangat senang terpilih sebagai Pelatih Terbaik tahun ini oleh para wartawan. Pujian dari saya untuk mereka yang tidak memilih saya karena ada banyak pelatih muda yang bagus di Bundesliga yang juga pantas mendapatkan kehormatan ini,” ucap Heynckes.

Heynckes yang juga pernah melatih “El Real”, tak lupa melontarkan pujian untuk Kroos atas penghargaan yang diraihnya. Kroos memang berhutang budi kepada Heynckes yang mengorbitkannya bakatnya saat di Munchen.

“Dalam karier panjang saya sebagai pelatih, saya memiliki banyak pemain berbakat. Tetapi dengan Toni Kroos, saya merasakan dia sangat ingin berada di jalur profesional,” Heynckes menambahkan.

Apabila ditotal ada 35 gelar individu yang diraih Kroos sepanjang kariernya. Itu pun sepertinya belum termasuk gelar yang didapat ketika menang lomba masukin botol ke paku dan mengambil semangka dari uang receh saat hari kemerdekaannya Jerman.

Main photo: Twitter Kroosnation

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here