Siapa yang tahu istilah “Borok Sikutan”? Istilah itu ada di kalangan masyarakat Betawi untuk sesuatu hal yang sudah diberikan kepada orang lain, kemudian dimintanya kembali. Kalau masyarakat Batak daerah Tapanuli biasanya menyebut dengan istilah “Ditondong Horbo” atau “ditanduk kerbau”.

Rupanya, Manchester City sepertinya mulai menunjukkan gejala “borok sikutan” itu tadi. City diketahui tak puas dengan kiper mereka, Claudio Bravo, yang suka bikin kesalahan sendiri. Sedangkan kiper gaek Willy Caballero memutuskan tak akan perpanjang kontraknya akhir musim nanti.

Alhasil, perhatian tertuju pada Joe Hart yang tengah dipinjamkan ke Torino, macam charger HP saja dipinjam-pinjamkan. City sepertinya berharap dapat meminta kembali Hart untuk pulang, daripada sakit hati lihat Bravo yang cuma lompat-lompat doang tapi kebobolan melulu.

Sedangkan sang mantan, Hart, malah terlihat lebih cantik dan memesona. Namanya juga mantan, pasti terlihat lebih indah ketika putus.

Kiper berusia 29 tahun dengan rambut rapi tanpa ketombe itu tampil keren bersama Torino musim ini. Dia sudah tampil 27 kali dengan melakukan 74 penyelamatan dan lima cleansheet. Penampilan apiknya bikin dia dipanggil lagi oleh tim nasional Inggris.

Namun, Hart sepertinya ogah jadi barang “borok sikutan” itu tadi. Sudah diberi, malah diminta lagi. Mending diberi, lha ini kesannya dibuang oleh City.

Kiper yang menyandang posisi sebagai penjaga gawang itu mengaku kerasan berada di Italia. Sekaligus sakit hati dengan “The Citizens” yang telah membuangnya kayak botol Yakult.

“Saya senang jadi bagian dari City. Tapi banyak hal yang telah berubah, saya hanya ingin berada di tim yang benar-benar menginginkan saya. Saya ingin menyelesaikan musim ini dengan baik bersama Torino. Saya benar-benar menikmati bermain di Liga Italia, sebuah kompetisi yang sangat menarik,” ucap Hart dikutip FourFourTwo. 

Sekarang tinggal bagaimana meyakinkan Hart untuk mau kembali ke Etihad Stadium. Pasalnya, secara administrasi Hart cuma pinjaman saja. Kalau yang empunya pemain inginkan dia pulang, maka dia harus pulang. Kecuali Torino punya opsi menebus sang kiper pada akhir musim, dan si kiper pun setuju.

Yah kita tunggu saja. Makanya jangan suka buang-buang orang, kalau sudah jadi mantan, bikin mulut kita jadi bilang “sialan” dengan penuh penyesalan.

Main photo credit: Sportal.co.nz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here