Adidas baru saja meluncurkan jersey terbaru untuk Bayern Muenchen dan Real Madrid. Jersey ini sangat spesial karena 100% berbahan daur ulang sampah plastik yang didapat di garis pantai Maladewa.

Sudah pasti tidak ada plastik-plastik bekas cireng, tahu bulat, atau botol Aqua di sana. Yang jelas, sampah plastik yang didapat langsung didaur ulang untuk mendapat serat kualitas yahud dalam membuat jersey Bayern dan Madrid.

Gelandang Bayern, Xabi Alonso, dan bek Madrid, Marcelo, menjadi orang yang beruntung ikutan launching jersey tersebut. Hitung-hitung tambah follower.

Ini dia Jersey daur ulang Bayern dan Madrid. (thedrum)

Jersey Bayern kini hampir semuanya berwarna merah. Tulisan branding T-Mobile, logo klub, dan logo Adidas berwarna merah tua yang hampir tak terlihat dengan kasat mata.

Sementara Madrid juga sama. Tulisan sponsor Fly Emirates, logo klub, dan logo Adidas berwarna putih agak abu-abu monokrom. Rada susah dijelaskannya memang. Lebih baik Anda melihatnya sendiri.

Alonso dan Marcelo dipilih untuk merilis kostum baru mereka karena ketahuan mereka dulunya adalah anak pantai. Yang pasti bukan Pantai Parangtritis apalagi Pantai Ancol.

Keduanya pun terharu bisa ikutan kampanye ini karena mengingatkan masa kecil mereka. Seperti lirik lagunya Steven and The Coconut Treez. Nyanyi lagu pantai, nyanyi lagu santai, yeah.. 

“Saya anak pantai di Spanyol, jadi sangat senang bisa pakai jersey daur ulang sampah lautan. Kesempatan yang besar untuk meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga lautan,” kata Alonso dikutip Four Four Two.

Marcelo pun ikut-ikutan berkomentar, “Lautan adalah tempat saya tumbuh di Rio dan banyak ingatan indah saat saya masih kecil bermain di pantai. Hal yang luar biasa bisa bergabung dalam proyek ini dan sangat menyenangkan klub bisa membuat perbedaan dalam menjaga lautan dari sampah.”

Jersey baru Bayern. (thedrum)
Jersey baru Madrid. (thedrum)

Alasan Adidas merilis jersey baru pada tengah musim lantaran perusahaan yang didirikan Adi Dassler itu peduli terhadap isu lingkungan. Rupanya tak mau kalah dengan LSM-LSM lingkungan macam Greenpeace dan WALHI.

Adidas bekerja sama dengan kedua klub dan Parley for The Oceans, sebuah yayasan yang mengusung misi meningkatkan kepedulian soal kerusakan lingkungan laut.

Bayern dan Madrid juga sepakat bahwa logo klub mereka tidak akan terpampang jelas demi memastikan jersey spesial itu seramah mungkin dengan lingkungan.

Bayern sudah memakai kostum tersebut saat menghadapi Hoffenheim, tanggal 5 November kemarin. Sedangkan Madrid dijadwalkan memakai kostum barunya bukan saat Lebaran Kuda. Melainkan saat melawan Sporting Gijon pada 24 November mendatang.

Jersey keduanya dipasarkan dengan harga 64,95 poundsterling, atau sekitar Rp 1 jutaan, lebih-lebih dikit. Jika dibelikan tahu bulat, kira-kira bisa dapat sekitar 2.000-an buah.

“Ini merupakan langkah baru dalam perjalanan Adidas dan Parley of The Oceans,” kata Eric Liedtke, anggota eksekutif Adidas yang bertanggung jawab terhadap pemasaran global.

“Kami tak hanya buat sepatu dari plastik daur ulang sampah laut. Tetapi juga menciptakan jersey pertama yang berbahan 100% dari sampah plastik yang ada di laut. Kami tak akan berhenti sampai di sini,” sambungnya.

Ke depannya, Adidas juga akan membuat satu juta pasang sepatu berbahan sampah plastik. Ada yang berminat mengubah sampah plastik tahu bulat menjadi sepatu? Silakan kontak Adidas! Luar biasa.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here