Jerman oh Jerman. Juara bertahan Piala Dunia harus menerima nasib kutukan juara bertahan dari Eropa dalam beberapa edisi terakhir. Sempat denial, ternyata kutukan itu tetap tak bisa ditolak.

Posisi Jerman dalam match ketiga sebenarnya tidak sulit-sulit amat. Jauh lebih sulit posisi Argentina dan Aura Kasih yang belakangan lagi tersudut akibat video “syur” yang diduga adalah dirinya.

Jerman sejatinya cukup menang 1-0 saja meski bikin gol memang tak semudah memanggil abang Siomay. Tapi secara permainan dan performa, “Der Panzer” betul-betul jauh di bawah standar. Akibatnya mereka kalah 0-2 dari Korea Selatan.

Tampil menggunakan baju warna hijau macam seledri bakso, seperti biasa Jerman tampil dominan. Penguasaan bola mencapai 60 bahkan 70 persen. Tapi ya percuma kalau tak ada peluang ke gawang. Itulah Jerman di laga ini.

Permainan Jerman terbilang santai banget kayak pensiunan BUMN. Bukannya buru-buru cetak gol mumpung waktu masih banyak, malah berleha-leha di lapangan meski tak sampai nyeruput kopi warkop.

Jerman cuma main-main saja di area pertahanan Korsel tanpa ada peluang berarti. Kalau kata bahasa kampungnya cuma kebanyakan goreng. Otak-atik ancang-ancang, lalu balik lagi mundur ke belakang tanpa sebab akibat.

Pertahanan Korsel memang cukup rapat. Namun tak ada usaha berarti juga dari Mesut Oezil dan kawan-kawan. Nge-shoot enggak, crossing juga jarang-jarang. Dipikirnya kalau tak menendang ke gawang, gol bakal datang dari langit.

Di sisi lain, Swedia sudah unggul 1-0 saat babak kedua dimulai. Jerman juga masih santai. Padahal posisi mereka melorot di posisi ketiga. Andai Swedia kalah, mungkin Jerman masih berpeluang lolos ke babak 16 besar.

Tapi nyatanya tidak. Entah pelatih Joachim Loew ini enggak mau bagi-bagi informasi soal laga Swedia atau bagaimana, yang jelas Jerman masih tetap santai, asyik menggoreng ikan tanpa pernah disantapnya. Ikan tersebut justru malah dikasih ke kucing.

Loew akhirnya memasukkan Mario Gomez dan Thomas Mueller untuk menambah daya gedor. Ternyata tak mengubah apa-apa. Intensitas serangan masih gitu-gitu saja, meski sesekali mulai tampak hilalnya. Satu-dua tembakan perlahan terlihat ke gawang Korsel.

Sundulan Gomez masih bisa ditangkap dengan mudah oleh kiper Korsel yang mirip Roy Kiyoshi. Lalu tendangan Toni Kroos juga demikian nasibnya.

Jerman semakin terlihat enggak mau menang. Mungkin sudah puas dengan titel juara dunia empat kali. Kemarin juga baru juara, jadi biar bagi-bagi untuk tim lain yang lebih membutuhkan.

Saat lagi butuh satu gol, Jerman malah bobol pada menit-menit Injury Time. Berawal dari tendangan sudut, terjadi keributan di depan gawang Jerman. Entah gimana bola bisa ada di kaki Young-Gwon Kim yang namanya selalu muda.

Sudah enak di depan gawang yang begitu lebar, Young langsung memasukkan bola ke dalam gawang meski masih mengenai anggota tubuh Manuel Neuer. Wasit sempat menganggap itu offside.

Namun setelah melihat tayangan VAR, ternyata yang memberikan umpan kepada Young adalah pemain Jerman itu sendiri. Mungkin saking frustrasinya, pemain Jerman mencoba bikin gol ke gawang sendiri.

https://twitter.com/TrollFootball/status/1012012216349003777

Skor 1-0 buat Korsel jadi bikin situasi Jerman kian sulit. Masalahnya Swedia menang telak banget sampai 3-0 atas Meksiko. Alhasil pas kebobolan barulah mereka rada ngegas supaya kelihatan kerjanya.

Ternyata hal itu malah bikin mereka kebobolan lagi. Neuer sudah melupakan diri sebagai kiper. Mencoba jadi gelandang dengan maju-maju ke depan.

Mungkin dia habis di-nyinyir gara-gara tak ada kemajuan jadi kiper, kebanyakan cedera. Makanya Neuer maju beberapa langkah. Sayangnya langkah tersebut tetap salah. Memang begitulah manusia, ada saja salahnya. Netizen lah yang maha benar.

Bola mampu direbut Se-Jong Joo lalu diumpan jauh ke depan gawang. Mungkin maksudnya nge-shoot langsung, tapi ternyata enggak sampai. Beruntung ada Son Heung Min yang larinya kencang banget kayak sinyal 5G. Dengan enak bola diceploskan ke gawang yang sudah tak ada kipernya. Asyik banget pokoknya.

Jelas skor 2-0 buat Korsel sudah bikin Jerman pulang ke negaranya lebih cepat. Mentang-mentang habis lebaran, Jerman sudah balik duluan biar bisa langsung kerja keesokan harinya. Entah apakah habis ini Mueller dkk bakal jalan-jalan dulu beli oleh-oleh atau tidak.

Yang bikin konyol lagi, posisi Jerman jadi terlempar sebagai juru kunci alias posisi paling buncit meski pemain-pemainnya tak ada yang perutnya buncit. Warga Korsel lebih girang minimal bisa mengalahkan juara dunia Jerman dan finis di posisi ketiga meski tetap tak ada yang namanya Liga Europa.

Permainan Jerman yang begitu jelek, begitu tak enak dilihat langsung diakui oleh Loew. Dia tampak kehilangan kekuatan akibat sudah jarang tertangkap kamera garuk-garuk bagian vitalnya.

“Saya ucapkan selamat untuk Swedia dan Meksiko yang sudah melaju ke babak berikutnya. Memang sulit untuk dijelaskan, tapi memang permainan kami tak layak masuk ke babak berikutnya,” ucap Loew.

Main photo: @DFB_Team_EN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here