Nyawa Jerman nyaris saja tidak tertolong di Euro 2020 ini. Meski jadi salah satu tuan rumah, ternyata penampilan Jerman tetap gitu-gitu saja. Sempat gacor lawan Portugal, Jerman kembali turun performanya saat menghadapi Hungaria di laga terakhir.

Bermain di bawah guyuran hujan lebat yang membasahi pipi, Jerman nyaris saja menangis seperti hujan tersebut. Soalnya, mereka dua kali ketinggalan dari Hungaria. Beruntung, Tim Panser sukses mengimbangi Hungaria dengan skor 2-2.

Jerman memang butuh hasil seri saja untuk bisa lolos ke babak 16 besar, tak peduli hasil Portugal dan Prancis. Kalau pun kalah, bisa tetap lolos asalkan Portugal kalah dari Prancis.

Baru berjalan 11 menitan, gawang Manuel Neuer sudah bobol lewat sundulan Adam Szalai yang bukan saudaranya Adam Suseno. Sebuah serangan balik yang asyik dipandang, berakhir dengan tendangan crossing Roland Sallai kepada Szalai.

Ini nama pemain Hungaria kenapa pada “lai.. lai” begini. Kalau ada yang bernama “Alay” pasti bakal lebih keren.

Mas Adam Szalai kemudian menyambut umpan Sallai lewat sundulan kepala yang enak sekali. Neuer gagal mengantisipasinya dengan baik.

Selama babak pertama, sempat ada 2-3 peluang diciptakan Jerman. Seperti sundulan Mats Hummels yang mengenai tiang gawang. Namun belum mau masuk juga itu bola.

Di babak kedua, Jerman masih memainkan tempo lambat. Padahal, di pertandingan lain Prancis dan Portugal sedang berkedudukan 1-1. Kok bisa-bisanya masih santai-santai begitu itu Jerman.

Warga Jerman sempat tenang ketika Prancis unggul 2-1 tak lama babak kedua dimulai. Namun, kemudian panik lagi ketika Cristiano Ronaldo mencetak gol penalti kedua kalinya sehingga kedudukan jadi 2-2.

Sementara itu, para pemain Jerman masih asyik oper-operan bola saja. Berasa lagi fun football. Pelatih Joachim Loew pun mulai panik dan segera memasukkan Leon Goretzka.

Hasilnya, Jerman sukses menyamakan kedudukan jadi 1-1. Sebuah kesalahan dari Peter Gulacsi, bikin Hungaria kebobolan. Ceritanya si Gulacsi ingin memotong tendangan bebas Joshua Kimmich. Namun meleset, dia malah memukul angin. Padahal angin tidak salah apa-apa.

Bola meleset kemudian tersundul oleh Hummels dan mengarah ke gawang. Di sana muncul Kai Havertz yang tinggal sentuh saja itu bola di depan gawang begitu. Pakai “si Joni” juga harusnya bisa.

Baru tenang sedikit, warga Jerman panik lagi. Tak lama Hungaria kick off, Jerman dikejutkan sebuah serangan biasa-biasa saja yang bikin Hungaria kembali unggul 2-1.

Entah gimana bola bisa ada di kotak penalti yang kemudian bisa disundul Andras Schafer. Neuer kalah cepat dengan sundulan tersebut dan Jerman kebobolan.

Di sinilah, para pemain Jerman hampir saja menelan jakunnya. Soalnya hingga menit ke-80-an, skor 2-1 untuk keunggulan Hungaria. Tak ada tanda-tanda Prancis bikin gol kemenangan dari Portugal. Kalau begini caranya, jelas saja Jerman bakal jadi jurkun alias juru kunci.

Untung lah, keberuntungan masih hinggap di Jerman. Sebuah aksi Jamal Musiala bisa memberikan peluang kunci, yang disikat oleh Goretzka pada menit ke-84. Jerman pun selamat, tidak jadi menelan jakunnya.

Meski demikian, Jerman bakal berhadapan dengan tim cukup kuat, Inggris, di babak 16 besar. Tak masalah, yang penting lolos dulu ketimbang kena malu.

SHARE
Previous articleGol Menit Akhir Bikin Swedia Jadi Juara Grup
Next articleRonaldo-Benzema Reuni, Langsung Adu Voucher Penalti
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here