Tim nasional Jerman terpaksa mengalami ganang alias gagal menang saat menjamu Swiss. Tim asuhan Jogi Loew itu harus mengimbangi perlawanan Swiss dengan skor banyak, 3-3.

Padahal, Jerman punya kesempatan buat menyalip Spanyol yang pada saat bersamaan mengalami kekalahan dari Ukraina 0-1. Kalau saja Jerman menang, mereka bisa berada di posisi pertama.

Jarang banget kan Spanyol bisa sampai kalah. Kalahnya dari Ukraina pula. Sangat disayangkan kesempatan langka ini dilewatkan begitu saja.

Jerman juga hampir kalah sebenarnya. Mereka sudah tertinggal 0-2 duluan dari Mario Gavranovic dan gol tendangan sendok Remo Freuler. Pada proses gol kedua, Freuler mampu mencongkel bola melewati Neuer. Untung saja yang dicongkel bukan bola matanya Neuer.

Bola sebenarnya bisa dihalau Antonio Rudiger. Namun Rudiger sepertinya matanya sedang kelilipan karena sundulan clearance-nya gagal total. Mungkin kelilipan keringat sendiri.

Jerman mampu memperkecil kedudukan lewat tendangan lemah tapi pasti Timo Werner. Kemudian menyamakan skor di babak kedua lewat Kai Havertz.

Hanya selang dua menit dari gol Havertz, Swiss unggul lagi lewat gol kedua Gavranovic. Sebelum akhirnya disamakan lagi tiga menit kemudian lewat tendangan cuek pakai tumit sok-sokan ala Serge Gnabry. Enggak apa-apa sok, yang penting gol.

Nyaris dipermalukan di kandang meski tanpa ditonton warga, Loew mengakui kalau timnya main jelek.

“Kami bermain dengan buruk dan setelah itu kami menunjukkan moral yang sangat baik. Itu pasti positif. Akan tetapi, kami membuat beberapa kesalahan di belakang,” ujar Loew dikutip Bolasport.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here