Pelatih Monaco, Leonardo Jardim, rada ketar-ketir juga kalau sampai terjadi bedol desa di timnya. Monaco saat ini sudah kehilangan dua pemain yakni Bernardo Silva dan Tiemoue Bakayoko. Sebentar lagi pun berpotensi kehilangan Kylian Mbappe.

Soal Silva dan Bakayoko, Jardim memang tak bisa apa-apa. Semua kehendak klub, pemain, dan Tuhan. Mereka berdua akhirnya hijrah ke Manchester City dan Chelsea.

Itulah mengapa, pelatih yang tampangnya mirip Arjen Robben itu kini Harap-Harap Cemas alias H2C jika Mbappe juga harus pergi dari Monaco. Bisa-bisa klubnya kempot dibuatnya.

Kalau semuanya pada pergi, nanti siapa yang main? Kan enggak mungkin mendatangkan Evan Dimas dari Bhayangkara FC. Sebenarnya mungkin saja, tapi kecil peluangnya. Sama kayak peluang orang biasa seperti kita untuk mendapatkan Raisa.

Jardim kemudian berusaha meyakinkan Mbappe agar mau bertahan. Minimal satu musim lagi. Sekaligus jadi pembuktian kalau pemain berusia 18 tahun yang baru dapat KTP itu bagusnya bukan cuma satu musim saja. Jadi bukan sekadar kebetulan.

“Dia memang tampak tenang, masih muda dan punya potensi besar. Tapi dia baru saja bergabung dengan skuat dan perlu menemukan ritme lagi. Saya mengandalkan Mbappe, maka saya juga berharap dia terus ada di sini,” kata Jardim, sok yakin, dikutip Liputan6. 

Mbappe sendiri sudah pernah mengungkapkan apa yang ada di dalam hatinya, beberapa waktu lalu. Jujur, dia masih tak tahu keputusan apa yang harus diambilnya.

Maklum, namanya juga terong-terongan senior, pastinya masih labil. Belum dewasa-dewasa amat. Nonton Brazzers saja mungkin masih gemetaran.

“Saya tak tahu apakah akan bertahan atau tidak,” katanya dilansir Marca, tiga hari lalu.

Main photo: Goal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here