Pertarungan papan atas klasemen Serie A makin sengit. Inter Milan dan Juventus tampak sedang trek-trekan di jalur puncak. Melihat dominasi timnya mulai terusik, Miralem Pjanic mengaku tidak panik.

Terahkhir Inter berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 kontra SPAL pada laga lanjutan Serie A pekan ke-14. Lautaro Martinez kembali tampil gacor dengan mengemas dua gol Inter di laga tersebut.

Berkat kemenangan datas SPAL, Inter akhirnya memimpin puncak klasemen Serie A. Suatu kesempatan yang sangat langka mereka rasakan dalam beberapa tahun belakangan.

Bahkan Inter terakhir kali tercatat memimpin klasemen setelah pekan ke-14, lebih dari 10 tahun lalu. Mungkin saat itu Blackberry Gemini masih gaul-gaulnya. Saat itu Inter masih ditangani oleh Jose Mourinho di musim 2009/2010.

Musim itu sendiri berakhir dengan manis buat Inter. Mereka berhasil meraih scudetto sekaligus Coppa Italia dan Liga Champions alias treble winner.

Keberhasilan Inter mendapatkan posisi puncak tak terlepas dari hasil pertandingan antara Juventus kontra Sassuolo. Juara bertahan selama delapan musim terakhir itu menguntit di peringkat kedua.

https://twitter.com/bet365/status/1201172127770169345?s=20

Kedua tim tersebut pun kini trek-trekan di jalur puncak Serie A dengan selisih satu poin saja.

Meski Juventus harus kehilangan status sebagai capolista alias pemuncak klasemen, Pjanic enggan untuk bersikap kinap alias panik. Mungkin Pjanic ini adalah salah satu orang dengan prinsip “lemesin aja, jangan dilawan.”

Menurutnya selisih satu poin bukan merupakan sesuatu yang perlu dibesar-besarkan. Apalagi musim masih sangat panjang. Masih banyak waktu untuk memberikan PHP buat Inter.

“Kami bahkan belum melewati separuh musim, kami sudah menghadapi begitu banyak tim kuat,” ujar Pjanic seperti dilansir dari Detik.

“Kami tertinggal satu poin, bukan 10. Musim masih panjang dan kami minta maaf karena kehilangan poin (di hari Minggu). Inter bekerja sebaik kami.”

“Kami akan terus mencoba memenangi setiap pertandingan, ngebut dari hari ke hari. Target pertama adalah mencapai babak 16 besar Liga Champions, berikutnya adalah Piala Super Italia, dan kemudian memuncaki klasemen,” katanya menambahkan.

Main photo: @bianconerizone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here