Ansu Fati mencuri perhatian dunia setelah mampu menunjukan performa bagus dari tiga pertandingan bersama Barcelona di musim ini. Berkat performa tersebut, kini Ansu Fatu dirayu untuk membelat timnas Spanyol.

Sebelumnya Ansu Fati sempat menghebohkan dunia sepak bola setelah menjadi pemain termuda yang membela Barcelona dalam 78 tahun terakhir.

Usianya benar-benar muda saat itu. Hanya 16 tahun dan 298 hari saat pertama membela tim senior Barcelona. Umur-umur segitu memang bisa dibilang masih usia ‘terong-terongan’ kalau di negara ber-flower +62.

Kerjanya main motor matic yang didandani dengan gaya “Thai Look”. Velg tipis serta baut yang berwarna-warni, dibawa tiap sore untuk jalan-jalan sambil memboncengi “cabe-cabean”.

Tapi beda dengan produk akademi Catalan ini. Setelah mencatatkan debut sebagai pemain termuda kedua yang membela Barcelona sepanjang sejarah, Ansu Fati juga langsung gacor dan menyumbang gol untuk Barcelona.

Total dari tiga pertandingan, Ansu Fati mampu mencetak dua gol serta satu assist. Gol pertama Ansu Fati dicetak pada laga melawan Osasuna di La LIga. Setelah itu Ansu Fati kembali menjadi buah bibir setelah mencatatkan satu gol dan satu assist pada laga kontra Valencia.

https://twitter.com/Sporf/status/1173220168828256256

Hal tersebut membuatnya mencatatkan dua rekor sekaligus yaitu pencetak gol dan assist termuda untuk Barcelona di ajang La Liga.

Mengingat umurnya yang baru menginjak 16 tahun, kalau naik motor sudah pasti ditilang karena belum punya SIM (kecuali ‘nembak’), tentu saja hal tersebut adalah sebuah catatan yang menjanjikan.

Tampil baru tiga kali, tapi sudah sejumlah rekor ia ciptakan. Dilihat dari catatan tersebut, jelas Ansu Fati adalah prospek cyborg di masa depan.

Berkat performa tersebut, kini federasi sepak bola Spanyol mencoba untuk merayu sang pemuda produk akademi “La Masia”. Ansu Fati sendiri merupakan pemain kelahiran Guinea-Bissau.

“Federasi Sepak Bola Spanyol tengah berusaha untuk mendekati Ansu Fati dan kemudian keputusan ada pada sang pemain. Federasi bekerja untuk memiliki para pemain terbaik,” kata pelatih Spanyol Robert Moreno, dikutip dari Liputan6.

“Barcelona mendapat berkah karena dia merupakan pemain yang lahir dari akademi La Masia. Dia harus tetap tenang dan saya berharap demikian,” tambahnya.

Selain bisa membela Guinea-Bissau yang merupakan negara kelahirannya, Ansu Fati juga berpeluang memperkuat Timnas Portugal karena ia memiliki darah Portugal.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here