Pada gelaran Piala Dunia 2018 yang lalu, Neymar unjuk kebolehannya selain bermain bola. Pada beberapa pertandingan yang dilakoni Brasil, pemain Paris Saint-Germain tersebut kerap kali melakukan akting yang memukau.

Neymar sering kali terlihat melakukan aksi menyelam alias diving ketika mendapatkan kontak fisik dari lawan. Entah kalau dapat kontak wanita idaman apakah ia akan diving juga atau tidak.

Aksi Neymar yang mendapat sorotan tersebut alhasil menjadi bahan ceng-cengan alias olok-olokan di dunia maya. Dirinya dijadikan obyek pembuatan meme-meme lucu. Timnas Brasil pun tidak bisa melangkah lebih jauh dari perempat final setelah dikalahkan oleh Belgia.

Sayangnya tidak ada gelar pemeran utama pria terbaik pada Piala Dunia sehingga Neymar pulang dari Rusia dengan tangan hampa. Andaikan ada, bukan tidak mungkin dia bakal mendapat piala berbentuk Oscar.

Neymar rupanya mengakui bahwa reaksinya kala dilanggar tersebut memang berlebihan. Namun ia menolak jika dianggap berpura-pura. Tanggapan Neymar tersebut dikatakan melalui sebuah iklan komersial pisau cukur yang merupakan sponsornya.

“Sepatu ke tulang kering. Tendangan di tulang punggung. Pijakan di kaki. Mungkin Anda merasa saya berlebihan, dan terkadang saya berlebihan. Tapi sebenarnya saya menderita di lapangan,” demikian ujar Neymar membuka video iklan tersebut dikutip dari CNNINdonesia.

“Anda munkgin berpikir saya sering terjatuh. Tetapi kenyataannya adalah, saya tidak terjatuh. Saya dijatuhkan,” kata Neymar merujuk kepada pertandingan melawan Belgia di perempat final seperti dilansir dari Liputan6.

Selain dikritik akibat aksinya yang terlampau memukau, Neymar juga mendapat kritik lantaran gagal membawa Brasil berprestasi. Padahal, materi “Tim Samba” bisa dibilang cukup ‘mevvah’.

Usai gelaran Piala Dunia, Neymar memang seperti sedikit menjauh dari media. Ia lebih sering menggunakan media sosial dibandingkan melakukan wawancara langsung dengan wartawan. Neymar pun menjelaskan alasan kenapa dirinya memilih untuk bungkam kepada media usai Brasil takluk dari Belgia.

“Ketika saya pergi tanpa wawancara, bukan berarti saya hanya ingin wawancara saat menang. Itu karena saya belum tahu bagaimana bersikap agar tidak mengecewakan kalian. Ketika saya terlihat menyebalkan, buka berarti saya anak yang manja, itu karena saya belum belajar menangani rasa frustasi,” ujar Neymar.

Neymar pun bertekad untuk menjadi semakin baik lagi di sisa kariernya yang masih panjang. Tentu saja kalau usianya juga panjang, semoga begitu. Pemain berwajah ganteng mengesalkan itu sangat berharap mendapat dukungan dari publik Brasil.

“Anda bisa terus melempar batu ke arah saya (mengkritik), atau membuangnya dan bantu saya untuk bangkit. Karena ketika saya berdiri, seluruh negeri akan berdiri bersama saya,” ujar Neymar.

Main photo: desitrending.com

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here