Italia sukses mendapat poin sempurna saat bertemu Irlandia Utara di babak kualifikasi Piala Dunia. Mereka menangnya memang standar saja, tapi terbilang cukup sempurna. Soalnya skornya 2-0, tanpa kebobolan. Namun, pelatih Roberto Mancini tampak marah.

Di babak pertama, Italia memang tampil cukup bergairah. Mungkin karena sudah beberapa bulan tidak main bola bareng lagi. Mau sampai maghrib hingga subuh juga dijabanin kalau model begini.

Apalagi yang pertama-pertama biasanya memang sangat terasa. Mulai dari anak pertama, cucu pertama, dan juga tentu saja, malam pertama. Pasti akan diingat.

Gli Azzurri” membuka gol pertama lewat kaki Domenico Berardi yang menendang dalam sudut tak biasa. Mendapat umpan dari Alessandro Florenzi, dia lalu menggiring bola di pinggiran kotak penalti dan masuk ke dalam.

Dari area tiang dekat, Berardi pun men-jebret kiper Bailey Peacock-Farrel yang tampak tak berdaya. Padahal bisa sekalian gebok mukanya itu Berardi. Cuma mungkin tidak tega.

Pada menit ke-38, Italia menambah keunggulan lewat Ciro Immobile. Kali ini juga mengincar tiang dekat Peacock-Farrell. Ada apa ini dengan Farrell, kok gampang banget dibobol di tiang dekat. Apa karena dia lebih suka LDR-an? Sukanya yang jauh-jauh.

Sayangnya, di babak kedua performa Italia mengalami penurunan. Mancini menilai permainannya cenderung lebih lambat. Hal ini tidak boleh dibiarkan. Begitulah menurut Mancini yang berjenis kelamin laki-laki itu.

“Setelah lima bulan, kami bermain bagus pada babak pertama. Seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Tetapi, kami harus mengulas babak kedua dengan tim, karena seharusnya bisa lebih baik dari itu. Kami malah bermain lambat,” kata Mancini dikutip Football Italia, dikutip lagi dari iNews.

SHARE
Previous articleTiga Singa Langsung Ganas, San Marino Digas
Next articleSpanyol Kurang Mulus, Luis Enrique Mesti Dielus-elus
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here