Inter Milan gagal memanfaatkan peluang emas bercampur intan permata untuk mengkudeta sang juara bertahan, Juventus, dari tampuk kepemimpinan Seri A. Inter cuma bisa main seri 2-2 lawan Parma.

Padahal, jalannya sudah enak banget. Juve yang bermain beberapa jam sebelum Inter, sudah diketahui menjalani hasil seri 1-1 lawan Lecce.

Jadi harusnya para pemain Inter jadi lebih semangat buat mengkudeta capolista milik Juventus. Kalau mereka menang, mereka akan kembali ke tahta kepemimpinan.

Sayangnya, Inter malah nyaris saja kalah. Itu juga dibantu oleh wasit yang mengesahkan gol Romelu Lukaku.

Inter memang unggul lebih dulu lewat gol Antonio Candreva pada menit ke-23. Tendangan keren setengah asal-asalan Candreva menyentuh beberapa bodi pemain Parma sehingga berbelok arah dan masuk ke gawang.

Sayangnya, selang tiga menit Inter dibobol oleh mantan. Yann Karamoh yang kini bermain di Parma membuat gol menakjemb*dkan. Dia memanfaatkan salah oper pemain Inter dan langsung menembakkan bola dari luar kotak penalti.

Usai mencetak gol, Karamoh sok-sokan tak mau selebrasi. Padahal di Inter juga enggak sukses-sukses amat. Belum tentu fans-fans-nya pada inget juga.

Selang empat menit, Karamoh kembali berulah. Kali ini dia memberikan assist enteng kepada Gervinho yang tinggal cebok doang. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Untung saja, ada Candreva yang lolos dari offside meski tangan, badan, dan kepalanya sudah lebih menonjol dari barisan akhir pertahanan Parma. Entah apa alasannya, wasit tetap mengesahkan gol tersebut meski sudah melihat VAR. Mungkin wasit berpatokan pada kaki.

Apapun itu, Inter setidaknya terbantu untuk bisa seri. Meski tidak kepeleset raih kekalahan, tapi lumayan bisa raih hasil seri pertama kali. Jarang-jarang bisa begitu. Rezeki satu poin tak boleh ditolak.

Antonio Conte pun mengakui kalau Inter malah jadi beban melihat hasil Juventus sebelumnya. Harusnya mereka tak perlu tahu supaya bisa lebih enjoy.

“Kami memang tidak perlu melihat hasil tim lain. Cukup hasil tim kami sendiri saja. Namun, saya tidak bisa memungkiri bahwa di babak pertama, kami tampil buruk,” ujarnya, dikutip Kumparan.

Main photo: @inter_en

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here