Inter Milan makin berjaya usai menundukkan Genoa dengan skor copas dari laga sebelumnya. Inter sepertinya tipikal pemalas profesional yang kerjaannya cuma copas. Skor 3-0 dari laga sebelumnya lawan Milan, di-copas saat bertemu Genoa tadi malam.

Inter sepertinya senang dengan skor ini terutama dipakai ketika membantai abang sekontrakannya. Makanya dipakai terus. Kalau perlu sampai akhir musim pakai skor ini dan sudah pasti bakal auto-juara.

Romelu Lukaku kembali jadi aktor utama dalam usaha copasmengcopas. Dia membuat satu gol dan satu assist di laga ini. Benar-benar lagi gacor banget ini orang. Perlu dicek lagi apakah termasuk salah satu jenis manusia titan atau enggak.

Lukaku sudah membobol gawang Mattia Perin lewat sebuah gol sederhana saat baru mulai kick off. Namun golnya bukan dicetak dari tengah lapangan. Bukan.

Pertandingan sudah berjalan 34 detik saja, Lukaku mengubah skor dengan menendangnya dari posisi yang pas langsung ke gawang.

Di babak kedua, Lukaku yang berusaha mengaca-acak pertahanan Genoa memberikan assist enak ke Matteo Darmian. Darmian yang wajahnya lebih cocok jadi aktor itu langsung menyikatnya.

Gol terakhir dicetak Alexis Sanchez memanfaatkan bola muntah dari Lukaku, yang sempat dipantul bek Genoa, lalu disundul masuk gawang. Wasit sempat menganulir, tapi ternyata VAR berkata lain.

Hasil ini membuat jarak poin mereka dengan Milan masih stabil berjarak empat poin. Yang paling asyik, Inter menjauhkan mereka dari kejaran ketua panita liga tahun lalu, Juventus dengan 10 poin.

“Semua pekerjaan membuahkan hasil, itu sudah dimulai tahun lalu. Tim ini telah menumbuhkan kepercayaan pada kemampuannya, memahami situasi baik saat bertanding, kapan harus agresif, kapan harus menahan penguasaan bola,” kata Antonio Conte, dikutip Sindonews.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here