Ada-ada saja ini Inter Milan. Ada tamu jauh-jauh datang dari provinsi lain, malah di-prank. Torino lah tamunya, datang dari provinsi sebelah berkunjung ke Milan dikasih PHP menang 2-0. Enggak tahunya Torino di-kombek jadi 2-4

Mungkin Antonio Conte ini sekaligus menge-prank fans-nya juga, yakni yang biasa disebut Interisti. Conte ingin kasih kejutan dengan berolahraga jantung di mana bikin kesal Interisti saat timnya tertinggal 0-2 lewat Simone Zaza bukan Miharza dan Cristian Ansaldi di pertengahan babak kedua.

Gol pertamanya Torino keren pula. Berawal dari salah oper Alexis Sanchez berakhir di pemain Torino, Karol Linetty. Dia lalu bekerja sama tiki-taka kepada Simone Verdi lalu ke Soualiho Meite.

Meite mengeluarkan jurus umpan cuek kepada Zaza dengan tumitnya sampai komentator bilang “lovely touch“. Zaza lalu mengakhirnya dengan maksimal.

Ansaldi menggandakan keunggulan Torino setelah Wilfred Singo ditendang dadanya oleh Ashley Young. Wasit sempat menghiraukan tapi usai lihat CCTV alias VAR, wasit langsung menunjuk penalti. Ansaldi memanfaatkan voucher ini dengan sempurna.

Di sinilah waktunya Conte menge-prank Torino sekaligus Interisti. Satu sisi, Torino sudah girang bisa unggul dua gol. Satu sisi lain, Interisti sudah ‘KZL’ luar biasa tertinggal begini. Padahal, ujungnya nanti bakal ada plot twist.

Hanya berselang dua menit, Alexis bisa memperkecil kedudukan jadi 2-1 setelah memanfaatkan gol ribet di depan gawang Torino. Enggak usah dijelaskan, pokoknya ribet.

Inter setelah itu langsung menyerang membabi-buta. Hasilnya sesuai dengan usahanya. Romelu Lukaku langsung bisa menyamakan kedudukan hanya berselang lima menit dari gol kedua Torino.

Inter berbalik unggul saat menjelang akhir babak kedua mendapatkan penalti. Nicolas N’Koulou gantian menendang pemain Inter. Mungkin dia dendam karena sebelumnya, rekannya ditendang pemain Inter.

https://twitter.com/Football__Tweet/status/1330538400496095237

Penalti diberikan dan Lukaku menyelesaikan tugasnya dengan tempo sesingkat-singkatnya. Menjelang akhir laga, Lautaro Martinez berhasil memperbesar skor jadi 4-2 setelah menerima umpan silang mendatar Lukaku.

Luar biasa sekali ini anak-anak Inter. Sukses mengerjai Torino sekaligus fansnya. Tak masalah, yang penting Interisti bisa puas menerima hasil ini. Soalnya kalau kalah, siap-siap di-cengin dengan sebutan ‘klub medioker’.

“Saya ingin melihat determinasi, amarah, dan api semangat yang kami tunjukkan musim lalu. Sejauh ini, kami sedikit kehilangan hal itu. Anda butuh segalanya untuk menang, intelegensia, taktik, tetapi juga kaki dan hati,” papar Conte, dilansir dari Football Italia, yang dikutip dari Okezone.

“Saya tidak terlalu menyukai babak pertama karena sesungguhnya kami seperti tidak bermain. Saya berharap ini menjadi pengingat. Beberapa kali kami seperti kurang bersemangat untuk menyulitkan lawan,” imbuh pria berkebangsaan Italia itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here