Inter Milan membuka asa peluang mereka untuk lolos ke babak 16 besar di Liga Champions musim ini. Setelah sempat pasrah, para Interisti kini bersemangat lagi.

Pada pekan keempat, Inter memang mangkrak di posisi paling buncit dengan dua poin saja. Tanpa kemenangan sama sekali.

Peluang lolos masih tetap ada, tapi butuh bantuan mukjizat dari klub lain. Eh ternyata sudah takdir, Inter masih diberikan peluang untuk lolos.

Mereka sukses memenangkan laga melawan Moenchengladbach dengan skor 3-2. Kebetulan hasil lain, Shakhtar sukses mengalahkan Real Madrid.

Jadilah posisi grup B kian ruwet karena semua tim jadi punya peluang lolos. Semua tim juga punya peluang tidak lolos. Kuncinya cuma satu, habis-habisan di laga terakhir dan meraih kemenangan. Jika menang, besar kemungkinan bakal lolos ke babak berikutnya.

Inter ini memang hokinya gede kalau pakai jersey bercorak sarung Wadimor. Mereka jarang kalah, seringnya menang. Di laga ini pun demikian.

Baru berjalan 17 menitan, Matteo Darmian mampu membobol gawang Gladbach. Menerima operan pencetan segitiga dari Roberto Gagliardini, Darmian langsung menghajarnya ke gawang.

Padahal sudutnya bukan sudut menembak langsung melainkan sudut mengumpan. Mungkin Darmian iseng-iseng berhadiah. Ternyata benar dapat hadiah.

Menjelang akhir babak pertama, Alassane Plea mampu menyamakan kedudukan lewat tandukan kepalanya sendiri, bukan kepala orang lain. Interisti kembali gigit jari, tegang menunggu detik-detik ketidaklolosan timnya.

https://twitter.com/interphilly/status/1333903805965086720

Untunglah, di babak kedua mereka mampu bangkit. Dua gol Romelu Lukaku bersarang di gawang Gladbach sehingga membuat posisi mereka lebih lega. Apalagi setelah melihat skor pertandingan Shakhtar dan Madrid.

Lukaku ini benar-benar deh. Gila banget setelah pindah ke Inter. Padahal dulu butut banget selama di Manchester United.

Gladbach sempat memperkecil ketinggalan lewat Plea lagi. Tendangannya mampu bersarang di sudut tiang jauh Samir Handanovic. Fans Gladbach sudah senang, siapa tahu bisa samain sekor.

Interisti pun dibuat senam jantung sehat. Sampai akhir takut kebobolan yang membuat timnya dipastikan gagal lolos ke babak berikutnya. Untung saja hal itu tak terjadi.

“Kami pantas meraih kemenangan ini. Kami mengalahkan pemimpin klasemen dan menghidupkan peluang lolos. Saya berterima kasih kepada semua pemain. Mereka sangat bersemangat. Kami bisa menimbulkan masalah untuk lawan,” tuturnya.

SHARE
Previous articleMadrid Main Butut, Situasi Grup Kian Semrawut
Next articleLiverpool Menang Hoki-hokian, Tapi yang Penting Menang
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here