Lima kemenangan beruntun Inter Milan akhirnya terhenti saat menjamu AS Roma di Guiseppe Meazza. Tim asuhan Antonio Conte gagal ‘menjinakkan’ tim serigala dengan bermain imbang 0-0 sepanjang 90 menit, Sabtu pagi kemarin.

Pada laga yang digelar saat orang-orang sedang T.G.I.F tersebut, kedua tim tampil cukup imbang sepanjang laga. Inter membuat sembilan peluang, sementara Roma menciptakan enam kesempatan.

Penguasaan bola juga tidak jauh. Inter memegang 49 persen, sementara Roma sisanya, hitung sendiri saja. Tidak ada yang penguasaan bolanya lebay macam Barcelona-nya Pep Guardiola yang sudah menerapkan sistem kucing-kucingan sepertinya.

Kedua tim memang datang dengan modal yang cukup bagus dari laga-laga sebelumnya. Laju Roma juga sedang kencang-kencangnya dalam beberapa laga terakhir. Galak sekali mereka dengan meraih lima kemenangan dari enam laga sebelumnya.

Sementara Inter juga sama dengan lima kemenangan yang bahkan diraih secara beruntun. Tapi karena Roma tidak mau menyumbang poin untuk menggagalkan Juventus kembali auto-juara, terpaksa hasil imbang yang diterima kedua tim.

Conte pun geram melihat performa anak asuhnya yang kurang tenang dalam memaksimalkan peluang.

https://twitter.com/Riquelme2030/status/1203078426028134402?s=20

Untuk pertama kalinya juga musim ini Inter gagal membuat gol dalam 19 pertandingan.

“Jika Anda melihat laga secara keseluruhan, Mirante adalah pemain terbaik dan Roma tidak punya peluang berbahaya sama sekali, jadi penguasaan bola sedikit berpengaruh di situ,” ujar Conte kepada dikutip dari Detik.

Untungnya, hasil seri ini tidak berdampak pada tergusurnya Capolista. Soalnya, Inter perlu berterima kasih pada tim dari Roma yang lainnya, Lazio, yang sukses mengalahkan Juventus 3-1. Alhasil mereka boleh mengelus dada sambil bilang, “Alhamdulillah”.

“Kami harusnya bisa lebih membunuh di depan gawang malam ini dan bisa saja membawa pulang tiga poin,” lanjut Conte.

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here