Inter Milan dengan kejam memberikan pelajaran berharga kepada Sassuolo di Giornata kesembilan Seri A. Mereka sukses membantai Sassuolo 3-0 sekaligus memberikan kekalahan pertama bagi Manuel Locatelli dkk.

Inter sepertinya sudah gerah dengan tingkah laku Sassuolo yang mulai tengil di papan atas Seri A. “Ini bocah kemarin sore lagaknya tengil amat,” begitu mungkin pikir Inter.

Sassuolo memang lagi bagus belakangan ini. Hingga pekan kedelapan mereka belum menderita kekalahan. Pasukan Roberto De Zerbi itu pun berada di peringkat kedua mau coba-coba merasakan nikmatnya jadi tim papan atas Italia.

Padahal Sassuolo ini kan habitatnya ada di papan tengah. Ngapain mereka ini cosplay coba-coba jadi tim papan atas. Penghabisannya itu Sassuolo dibantai tanpa ampun.

Inter yang lagi nyungsep di Liga Champions seketika unggul 2-0 saat pertandingan baru berjalan 15 menitan. Alexis Sanchez mencetak gol pertama Inter memanfaatkan kebodohan para pemain belakang Sassuolo.

Tak lama berselang, mereka memaksa bek Sassuolo, Vlad Chiriches, mencetak gol bunuh diri. Tendangan keras asal-asalan Arturo Vidal membentur Chiriches dan masuk ke gawang.

Untung saja itu Vidal tidak menendang rumput lagi. Coba kalau dia menendang rumput, siapa tahu kini lebih hoki dapat penalti.

Mental Sassuolo tidak cukup umur untuk menyamakan kedudukan. Serangannya lembek macam pisang kematengan.

Mereka akhirnya kebobolan lagi lewat gol kelas Roberto Gagliardini. Mendapat umpan dari Matteo Darmian, Gagliardini lalu menyelesaikannya dengan sebuah tendangan keren.

Pelatih Antonio Conte setidaknya selamat sampai di sini. Sementara Inter kembali ke papan atas, menendang Sassuolo turun ke bawah. Jangan ngadi-ngadi, Sassuolo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here