Dewasa ini, teknologi yang berjalan seiring perkembangan zaman telah masuk ke setiap aspek kehidupan, tak terkecuali dalam sepak bola. Baru-baru ini, teknologi True View atau video 360 derajat yang dikembangkan Intel telah masuk Premier League.

Sebelumnya dunia sepak bola sudah diperkenalkan dengan banyak hal yang menyangkut kecanggihan teknologi. Jika dulu berdebat apakah bola sudah masuk atau belum bisa sampai puluhan tahun lamanya macam ‘Gol Hantu’ tahun 1966.

Dengan goal line technology, bola yang gagal masuk ke gawang sebanyak 1 milimeter saja bisa tercyduk.

Terakhir juga teknologi bernama VAR atau video assistant referee mulai digunakan di banyak liga-liga top maupun kompetisi besar dunia. VAR memungkinkan wasit untuk menggunakan bantuan video untuk menganalisis sebuah kejadian sehingga membantu untuk membuat keputusan.

Selain itu kamera dalam dunia sepak bola kini sudah memiliki gambar yang lebih tajam dan jelas. Tidak seperti hasil tayangan kamera tahun 90-an yang videonya macam menonton .3gp saja.

Kita pun bisa menonton pertandingan dari layar kaca dengan jelas. Banyaknya kamera yang dipasang juga membantu kita mendapatkan banyak angle saat melihat tayangan ulang atau replay.

Baru-baru ini sebuah teknologi yang lebih canggih muncul dan mulai masuk ke Premier League. Teknologi bernama Intel True View itu memungkinkan kita melihat sebuah tayangan replay dari sudut 360 derajat alias semua sisi.

Untuk saat ini, Intel belum bekerja sama dengan semua klub di Premier League. Tercatat baru Emirates Stadium, Anfield, dan Etihad Stadium yang menggunakan teknologi tersebut.

Jadi saat ini para penggemar Premier League baru bisa melihat gol-gol yang kameranya bisa muter kayak gasing saat Arsenal, Liverpool, atau Manchester City menjalani pertandingan kandang saja.

“Kami memiliki kesempatan untuk mengubah pengalaman baig para penggemar salah satu liga olahraga top duni dengan teknologi volumetrik terdepan kami,” kata Wakil Presiden dan Manajer Intel Sports, James Carwana, dikutip dari Liputan6.

Sistem video teknologi tinggi tersebut menggunakan 38 kamera ultra high definition 5K yang menunjang tayangang periskop 360 derajat. Kamera ini akan ditempatkan memutar mengelilingi stadion. Sehingga memungkinkan setiap inci permukaan lapangan nantinya dapat terlihat.

Kamera menangkap data volumetrik (tinggi, lebar, dan kedalaman) menggunakan voxels, sebuah pixel 3D. Sehingga menghasilkan replay multi-perspektif terutama saat momen krusial dalam sepak bola.

Penggunaan teknologi tersebut menghasilkan lebih dari 200 terabyte data yang terhubung langsung ke server. Besar sekali memang tempat penyimpanan datanya. Entah berapa banyak video Brazzers yang bisa disimpan dalam server sebesar itu.

Intel True View akan menghasilkan tiga tipe video nantinya. Pertama adalah tayangan 360 derajat yang membuat kita melihat sebuah kejadian dari berbagai sudut pandang. Selain itu ada juga Player POV atau point of view dimana kita akan melihat kejadian melalui sudut pandang sang pemain.

Terakhir adalah laser wall yang akan menyajikan grafis untuk membatu proses analisis setelah pertandingan.

Sebelumnya Intel True View telah digunakan di La LIga dan NFL. Pada ajang La Liga, terdapat enam stadion yang menggunakan teknologi tersebut, termasuk di dalamnya adalah kandang dari Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid.

https://twitter.com/Arsenal/status/1105898822402826243

Main photo: @technocio

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here