Insigne bersaudara bertemu di Seri A dan mencetak sejarah bagi keluarganya sendiri. Pada pertemuan Benevento dan Napoli, kedua Insigne sama-sama mampu mencetak gol.

Lorenzo Insigne seperti yang kita ketahui main di Napoli, memang punya adik bernama Roberto Insigne yang bermain di Benevento. Nama boleh sama, tapi memang nasib rada beda.

Sama halnya seperti Fabio dan Paolo Cannavaro, atau Simone dan Filippo Inzaghi. Salah satu pasti punya karier mentereng, satunya lagi biasa saja.

Insigne juga demikian. Sebenernya si Lorenzo ini belum bisa dikatakan mentereng amat. Toh belum banyak gelar yang diberikannya kepada Napoli apalagi timnas Italia.

Namun setidaknya, level Lorenzo masih di atas Roberto karena dia sudah tampil bolak-balik bersama timnas dan berlaga di Liga Champions. Sedangkan Roberto lebih banyak melangkang buana di klub-klub antah berantah macam Regina, Latina, Avellino, Parma, dan Benevento.

Kedua pemuda ini sama-sama berposisi pemain depan, seperti halnya Inzaghi bersaudara. Cuma bedanya, kedua Insigne ini berpostur mungil macam botol Antis yang bisa dibawa ke mana-mana. Roberto sedikit lebih tinggi ketimbang Lorenzo, meski masih di bawah rata-rata pemain Italia.

Namun, bedanya dengan Inzaghi bersaudara, sepertinya Inzaghi bersaudara belum pernah saling mencetak gol ketika keduanya berhadapan dalam satu laga. Kayaknya sih.

Beda dengan Insigne yang ini. Keduanya saling mencetak gol saat Benevento berhadapan dengan Napoli. Emak bapaknya pasti girang banget. Bangga punya anak-anak yang soleh dan berprestasi.

Roberto dengan pedenya mencetak gol lebih dulu usai menerima operan dari Gianluca Lapadula. Tendangannya sangat telak bersarang di gawang Napoli yang dikawal Alex Meret yang sekilas kadang dibaca ceret. Itu gol pertamanya di Seri A, karena memang sebelumnya Roberto banyak main di kompetisi kasta kedua.

Lorenzo bisa membalasnya tapi dianulir wasit yang kadang suka rese melihat VAR. Namun Lorenzo benar-benar bisa bikin gol pada menit ke-60 lewat tendangan khasnya yang cukup pede.

Sebuah placing sempurna yang mampu mengenai gawang, melewati garis, tanpa harus mengenai jala. Jarang-jarang bisa bikin gol seperti itu.

Sayangnya, timnya Roberto kurang beruntung pada laga ini karena striker Napoli Andrea Petagna mampu mencetak gol kemenangan.

Usai menangi duel, sang kakak memberikan pesan kepada sang adik. Padahal tidak perlu di konferensi pers, bisa katakan langsung saja di rumah atau bisa via WA. Minimal DM Instagram lah, bales di story.

“Saya katakan ke dia bahwa saya mencetak gol dengan kaki terkuat saya. Meski demikian, dia tampil bagus dan kalian harus beri pujian kepadanya,” ujar Lorenzo.

Sedangkan Roberto, agak sedikit menyesal gol pertamanya di Seri A justru terjadi di gawang klub abangnya.

“Saya sangat senang dengan gol itu, tapi disayangkan saya mencetak gol pertama di Seri A saat melawan kakak saya,” katanya.

SHARE
Previous articleTampang Kayak Preman, Depay Bisa Tunjukkan Ke-Uwu-an
Next articleWWWW Milan Terhenti, Penalti Jadi Kontroversi
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here