Oleh: Abdi Muhammad

Revolusi di tubuh FC Internazionale terus berlangsung. Beberapa pemain resmi didatangkan buat menambah daya mencetak gol lebih banyak dan meminimalisir kebobolan di pertandingan. Siapa saja sih yang datang? Anda kepo-in aja tulisan sebelum ini.

Bursa hilir tapi enggak mudik sudah selesai, sudah ditutup pada akhir bulan Agustus mepet awal September kemarin. Seperti gajian di kantor-kantor gitu. Jadi sudah enggak ada pemain yang keluar masuk, kecuali dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Semua tim sudah lengkap dengan komposisi pemain yang ada.

Ternyata Inter juga melakukan revolusi di tampilan pemain. Entah pihak manajemen yang menyuruh, keinginan sponsor yang ada uangnya, kalah taruhan Liga Champions, atau inisiatif sendiri.

Meski ada pemain yang datang, Mauro Icardi selaku kapten Inter tak mau kalah perhatian. Kapten Inter ini sekarang tampak beda. Ada yang bilang lebih gagah, ada juga yang bilang hilang wibawanya, mengingat dia suka ditulis sebagai kapten di kertas susunan pemain.

Pemain yang lahir pada 2000 dikurangi tujuh tahun itu, terciduk oleh lensa kamera media di Italia sana, kalo dia mengubah gaya rambut menjadi warna kuning. Untuk gambar lebih jelas, cari saja di akun-akun bola di Instagram.

Jika dilihat sekilas, suami Wanda Nara ini seperti beberapa sosok. Ada yang bilang mirip dengan Justin Bieber dengan rambut kuningnya yang kayak mentega cair.

Jika memang mirip, maka ini bisa jadi media marketing yang bagus untuk Suning Group. Mereka bisa bikin akal-akalan untuk menggaet Interista lebih banyak dari kaum hawa. Bisa jadi seperti itu. Mungkin. Tapi apakah Icardi bisa bernyanyi atau joget biar lebih menarik? Entahlah.

Bagaimana kalo Icardi jadi Son Goku Super Saiyan yang ada di cerita Dragon Ball? Jawabannya hanya ada di ujung langit sesuai lirik lagunya.

Yang pasti, penulis berharap Icardi menjadi Super Saiyan dalam artian sepak bola. Mencetak gol lebih banyak untuk timnya, menyumbang umpan yang enak buat teman-temannya biar pada cetak gol, serta menjadi pemimpin yang berwibawa di atas lapangan.

Menjadi Super Saiyan bukan hal yang biasa lho, tapi Icardi sepertinya bisa menjadi Super Saiyan. Asal main terus, jangan cedera, dan jangan bertingkah aneh-aneh, bossque!

Hasil gambar untuk goku super saiyan
Super Saiyan 2. (Source: Dragon Ball Wiki Fandom)

Dalam tiga partai pertama Seri A, dia berhasil mencetak lima gol dengan berbagai macam cara. Cara apa saja itu? Searching saja di Youtube.

Tapi musim masih panjang. Masih ada jeda internasional, macam-macam jenis libur, dan godaan bernama angkuh setelah timnya berhasil menang lawan rival.

Update terbaru, Icardi sudah tampil dengan tampilan baru lagi saat lawan Bologna. Kali ini rambutnya sudah bukan kuning lagi, tapi sudah botak meski tak selicin pelatihnya, Luciano Spalletti.

Membuatnya kini mirip dengan Okan Cornelius. Atau mirip Deddy Corbuzier dan paling sial mirip Ony Syahrial zaman jadi tuyul di acara televisi dulu.

https://twitter.com/LeleAngeli/status/910226881403899906

Yang pasti, Icardi harus bisa menjawab kritikan pendukung Argentina, karena dia belum berhasil memasukkan bola ke gawang lawan. Icardi jika berubah jadi Justin Bieber, maka buatlah fans bahagia. Tidak perlu pake joget-joget.

Dan seandainya Icardi menjadi Goku Super Saiyan, maka bermainlah lebih semangat dan tidak mudah frustasi di atas lapangan. Ingat, Anda itu kapten. Harus jadi contoh bagi pemain lainnya.

Jika seandainya jadi Deddy Corbuzier, maka sulaplah pertandingan menjadi lebih menarik dan berikan Inter serta Argentina kemenangan. Jadi pembawa acara juga boleh.

Main photo: Squawka


abdee tanpa slankAbdi Muhammad

The Caretaker Lovable of  Inter Club Indonesia Regional Bandung. Twitternya @abdee_mawur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here