Tulisan sponsor di jersey macam Opel, Pirelli, atau Vodafone tentunya tidak asing di mata kita. Terutama untuk para pecinta bola yang lahir di zaman Orba alias yang toku-toku. Namun kini sponsor dari tim-tim sepak bola dunia makin beragam. Salah satunya adalah Evonik yang merupakan sponsor dari raksasa Bundesliga yaitu Borussia Dortmund.

Sejak awal musim ini, Dortmund tampil perkasa di bawah asuhan Lucien Favre. Dari 13 laga yang dijalani, belum satu kali pun mereka merasakan apa yang terjadi kepada tim-tim macam Manchester United, Real Madrid, atau Bayern Muenchen alias kalah di liga.

Pada lini masa berbagai macam media pun kita jadi lebih sering melihat foto-foto dari para penggawa Dortmund. Beda dengan tiga tim di atas yang juga sering muncul, namun untuk jadi meme semata.

Satu hal yang lumayan mencolok mata, selain warna jersey Dortmund yang berwarna kuning macam bis temannya Tayo, adalah tulisan sponsor di bagian dada mereka.

Sekilas mungkin jarang yang memperhatikan. Tapi kalau dipikir lama-lama juga bisa membuat penasaran juga tulisan Evonik ini macam si dia kalau di Whatsapp lalu centang dua biru tapi tidak dibalas. Sungguh mati aku jadi penasaran kalau kata Rhoma Irama di lagu Penasaran.

Siapa sih Evonik itu sebenarnya?

Memang Evonik ini tidak lebih familiar dibanding Torabika, Kapal Api, atau Indomie yang menghiasi seragam klub-klub bola Indonesia. Lantas kenapa Evonik bisa ada di seragam Dortmund? Tentu saja jawabannya karena mereka merupakan sponsor klub, Ferguso.

Kalau snack Chuba mau bayar mahal untuk Dortmund, tentu juga dipasang itu lambang Chuba beserta gambar binatang yang masih misteri merupakan jenis apa.

Melihat kata Evonik, tentu banyak yang menerka-nerka perusahaan apa itu sebenarnya. Apabila merupakan gabungan kata, “Evo” bisa merupakan kependekan dari “Evolusi”. Sedangkan “nik” merupakan “Nomor Induk Kependudukan”.

Jadi Evonik adalah evolusi ktp alias KORUPSI SETYA NOVANTO? Jelas bukan begitu, Alejandro.

Evonik adalah sebuah perusahaan raksasa dunia yang bergerak di bisnis bahan kimia. Evonik sendiri berasal dari Jerman di mana perusahaan tersebut juga memproduksi plastik dengan teknologi tinggi. Selain itu Evonik juga bergerak pada sektor energi dan real estate yang bukan saudaranya Real Madrid.

Mungkin banyak yang tidak menyadari, namun Evonik telah menjadi sponsor Dortmund sejak musim 2006/2007 silam. Pada tahun 2014 yang lalu pun, kedua pihak telah melakukan kesepakatan untuk perpanjangan kerja sama yang akan dilakukan hingga musim 2024/2025 mendatang.

Artinya, jangan berharap bisa melihat seragam Dortmund akan berganti sponsor menjadi D’Besto kurang lebih hingga tujuh musim mendatang.

Apabila ditotal, nilai kontrak kerja sama Dortmund dan Evonik untuk jangka waktu itu mencapai sekitar 300 juta euro. Evonik juga merupakan salah satu pemilik saham minoritas dari Dortmund. Suntikan dana sebesar 26,7 juta euro pada 2014 lalu membuat Evonik kini memegan 9,06 persen saham “Die Borussen”.

Main photo: Twitter @bvb

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here