Mantan striker Dortmund yang kalau di PES 2018 macam jambret naik RX King, Pierre Emerick-Aubameyang, menilai bahwa Unai Emery harus mengubah taktik kala Arsenal melawan Chelsea akhir pekan nanti. Striker timnas Gabon tersebut menginginkan dirinya diduetkan dengan Alexandre Lacazette.

Para penggemar Arsenal sepertinya harus berusaha sabar dengan klubnya saat ini setelah ditinggal Arsene Wenger. Pelatih boleh beda, namun Arsenal tetap sama. Sama-sama masih payah acap kali bertemu dengan tim papan atas Premier League.

“Meriam London” malah hanya jadi mainan lodong saja yang diisi dengan karbit. Bunyinya saja yang kencang, namun tidak bisa menghancurkan lawan.

Meski begitu terlalu dini rasanya untuk melimpahkan segala kekesalan dan harapan di pundak Unai Emery. Pada pertandingan melawan Manchester City, “The Gunners” dipaksa takluk pada laga pembuka Premier League mereka.

Memang siapa pun tentu berharap agar tidak bertemu dengan City di laga pembuka mereka. Macam sedang main game, sudah bertemu dengan raja terakhir di awal permainan.

Nyaris tak terkalahkan musim lalu, dengan skuat yang hampir seluruhnya sama, membuat para pemain City sudah nyaman dengan taktik yang diterapkan oleh Pep Guardiola.

Mau pakai strategi apapun, istilahnya para penggawa City sudah nyetel walau pakai lagu apa saja. Mau dangdut kontemporer, dangdut korea, ataupun dangdut house remix juga bisa.

Bandingkan dengan Arsenal yang baru dilatih oleh Emery dalam beberapa bulan. Pada laga tersebut terlihat jelas bahwa para pemain Arsenal masih berusaha beradaptasi dengan strategi Unai Emery.

Apalagi dua nama baru yang memiliki peran sentral dalam skuat juga langsung dipercaya sebagai starter yaitu pemain muda Matteo Guendouzi dan Sokratis Papastathopoulos.

https://twitter.com/lagaless/status/1029271678180843520

Permainan Arsenal sendiri baru lebih ‘berkembang’ pada babak kedua ketika Lacazette dimainkan. Kehadiran Lacazette membuat permainan lini depan Arsenal terlihat semakin padu dan tidak asal-asalan macam komentar warganet di Youtube.

Hal inilah yang kemudian diinginkan oleh Aubameyang pada laga berat kedua melawan Chelsea nanti. Ia berharap agar Emery bisa untuk memainkan mereka berdua sejak awal laga.

Untuk diketahui bahwa kedua pemain Arsenal ini memang dikenal merupakan sahabat dekat di luar lapangan. Selain sama-sama ganteng, keduanya juga sama-sama pemain bola.

“Kami sangat kompak. Anda bisa lihat kami saling punya chemistry di dalam dan luar lapangan,” ujar Aubameyang seperti dilansir Liputan6 tanpa diiringi komentar “ciyee” dari para wartawan.

“Saat melawan City kami langsung tampil beda sejak dia masuk. Saya tak keberatan bermain di sektor sayap dan dia sebagai striker. Kami hanya ingin membantu tim,” lanjutnya.

Lacazette merupakan pemain yang bergabung dengan Arsenal pada musim panas tahun lalu. Mantan striker Lyon itu ditebus dengan harga 47 juta poundsterling. Namun hingga kini ia belum bisa memberikan performa terbaik dan hanya mencetak 17 gol dari 38 laga yang dijalani di semua kompetisi.

Sementara Aubameyang yang dibeli pada Januari lalu sudah mencetak 10 gol dari 15 laga yang dijalani. Jauh lebih efektif si Auba ketimbang Laca.

“Kami masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan manajer baru. Selain itu ada juga beberapa pemain baru yang hadir. Yang jelas kami harus tetap berpikir positif. Kami akan punya ide baru melawan Chelsea,” ucap Aubameyang.

Main photo: casports.yahoo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here