Laga persahabatan antar dua negara kuat dalam sepak bola terjadi tadi malam. Persahabatan timnas negara yang tidak lolos Piala Dunia 2018 lebih tepatnya. Laga yang digelar di Allianz Stadium tersebut berakhir dengan kedudukan imbang 1-1. Mungkin karena senasib sepenanggunang, jadi sama-sama tidak enak untuk saling mengalahkan.

Pada laga yang dilaksanakan di kandang Juventus tersebut, kedua tim sama-sama menggunakan seragam kebanggan masing-masing. Italia dengan seragam biru ala tabung gas 12 kg, sementara Belanda menggunakan warna oranye mirip rompi tahanan KPK.

Laga baru berjalan empat menit, Italia sudah berhasil membobol gawang Belanda yang dijaga Jasper Cillessen. Andrea Belotti menyambut operan dari temannya yang memakai baju yang sama dengannya. Bukan karena sedang study tour sekolah, namun kalau satu tim memang harus sama seragamnya.

Bola sepakan Belotti gagal dihalau oleh Cilessen sehingga berbuah gol. Para pemain Italia pun langsung merayakan dengan berpelukan macam Teletubbies. Sayang selebrasi tersebut berbuah wakwaw karena wasit menganulirnya.

Tukang cetak gol di Torino itu dianggap telah berada di posisi offside sehingga skor dimulai dari nol lagi. Kalau masalah gol dianulir sih biasa saja. Tapi malunya itu yang tidak bisa dianulir. Sudah selebrasi ramai-ramai tahunya tidak gol.

Gli Azzuri” sempat menguasai jalannya pertandingan di menit-menit awal. Belotti kemudian mendapat peluang lagi ketika menerima terobosan dari Lorenzo Insigne. Tetapi tendangannya masih nyangkut di kolong kaki Cillessen padahal ia tidak memakai sarung memakai sarung cap gajah selonjoran.

https://twitter.com/RM_Dandy/status/1003709999846215680

Italia terlihat lebih menguasai pertandingan dan banyak sekali ancamannya. Beruntung tak dikenakan Pasal 368 KUHP mengenai ancaman.

Dimulai dari Insigne dan Simone Verdi secara bergantian melakukan ancaman kepada gawang Belanda. Namun hingga babak pertama berakhir skor 0-0 tetap bertahan untuk kedua tim.

Tim asuhan Roberto Mancini baru bisa mencetak gol di menit ke-67 melalui Simone Zaza. Perlu diketahui ini adalah gol pertama Zaza untuk timnas Italia sejak kegagalannya mencetak gol di babak perempat final Euro 2016.

Kala itu Italia melawan Jerman dan berlanjut ke babak adu penalti. Zaza yang maju sebagai eksekutor melakukan ancang-ancang kocak ala Roberto Carlos. Namun ancang-ancangnya yang banyak gaya macam Young Lex itu malah menghasilkan bola tak jelas arahnya dan tidak gol.

Kini Zaza dengan rambutnya yang sepertinya terkena abrasi itu berhasil mencetak gol untuk keunggulan Italia. Mendapat umpan silang mendatar Federico Chiesa, Zaza melakukan tendangan sol sepatu untuk membuat Italia memimpin.

Sebenarnya Virgil van Dijk lah yang memberikan assist kepada Zaza. Chiesa memang memberikan umpan ke jantung pertahanan Belanda tetapi disapu oleh Van Dijk yang rambutnya kayak bocah reggae. Sayangnya, sapuan dari Van Dijk mengenai kaki Zaza yang sedang sleding sehingga bola memantul masuk ke gawang Cillessen.

https://twitter.com/IFTVofficial/status/1003730916210966528

Italia harus bermain dengan 10 orang saja setelah Domenico Criscito diusir. Aksinya yang melakukan tekel dari belakang terhadap Ryan Babel berbuntut Criscito dihadiahi kartu merah langsung tanpa dibungkus pakai kertas kado oleh wasit.

Unggul jumlah pemain membuat Belanda tampil menekan. Kiper Mattia Perin yang wajahnya lebih cocok jadi foto model tercatat dua kali melakukan penyelamatan ganteng.

Sayang dia tak bisa berbuat apa-apa saat Nathan Ake menyundul bola mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-88. Umpang silang dari Steven Berghuis disundul dengan santai oleh Ake, sedangkan Perin cuma diam bak pose-pose model Popular.

Hingga akhir pertandingan skor tetap bertahan 1-1 untuk kedua tim. Inilah yang dinamakan solidaritas sesama timnas tidak lolos Piala Dunia. Agar tidak sirik-sirikan, lebih baik sama rata saja. Namanya juga senasib sepenanggungan.

Hal itu juga membuktikan kalau memang kualitas Italia dan Belanda itu setara. Sama-sama tak lolos Piala Dunia, kualitasnya segitu saja. Meski hanya bermain imbang, namun Roberto Mancini percaya dengan potensi skuat timnas Italia di masa mendatang.

“Skuat kami mendapatkan pengalaman yang sangat berarti. Laga uji coba ini sangat penting untuk kami. Para pemain Italia menunjukkan mental yang kuat dan kami akan menuju bulan Agustus dengan rasa optimisme. Para pemain muda ini butuh mendapat dukungan dari suporter,” ungkap Mancini dikutip dari Bola.

https://twitter.com/IFTVofficial/status/1003692546919452672

Main photo: Twitter

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here