Manchester City kembali kesulitan untuk meraih kemenangan pada lanjutan laga Champions League. Menjamu Shakhtar Donetsk di Etihad Stadium, City hanya mampu bermain imbang 1-1.

Sebelumnya Manchester City juga dibuat kesulitan kala bertandang ke San Siro untuk menghadapi Atalanta. Sampai pakai tiga kiper pula di laga yang berakhir imbang 1-1 tersebut.

Kini City kembali gagal meraih poin penuh. Padahal grup yang mereka huni sebenarnya terhitung mudah. Hanya ada Shakhtar, Atalanta, serta Dinamo Zagreb. Tim yang kalau main PS sepertinya bintang empat semua.

Tapi mungkin juga City ini sengaja menerima hasil imbang sampai dua kali. Mereka sangat beda kelas soalnya kalau dibanding ketiga tim tersebut. Tim anak sultan yan

Tidak enak tentunya sama yang lain kalau menang terus. Nanti dinyinyirin sama tim lain. Sudah kaya, banyak pemain bagus, dapat grup yang mudah, jadi gampang lolosnya. Alhasil ada ngepur-ngepurnya City ini biar dianggap cukup sulit juga untuk lolos.

Toh dengan dua hasil imbang yang diraih City pada dua laga terakhir di Champions juga tak mempengaruhi kepastian mereka yang cabs duluan ke babak 16 besar. Tidak mau nungguin yang lain mereka.

City dipastikan lolos ke babak selanjutnya dengan raihan 11 poin.

Pep Guardiola juga mengaku tak terlalu memikirkan hasil laga itu karena mereka sudah dipastikan lolos.

“Sekarang kami sudah menuntaskan satu kompetisi dan sekarang fokus kami akan ke Premier League, sampai tiba ke turnamen-turnamen domestik. Target awalnya adalah untuk lolos dan kami sudah mencapainya,” imbuhnya dikutip dari Detik.

Sementara itu hasil imbang yang didapat City juga membuat persaingan tempat kedua di klasemen makin sengit. Shakhtar di peringkat kedua dengan perolehan enam poin, disusul Dinamo (5) dan Atalanta (4). Laga terakhir menjadi penentuan hidup dan mati ketiga tim tersebut apabila ingin menemani City lolos dari fase grup.

Pada jalannya laga tersebut, City baru memecah kebuntuan di babak kedua. Pada menit ke-56, Ilkay Gundogan mencetak gol dengan mudah berkat usaha Gabriel Jesus yang licin sekali macam belut dikasih oli.

Namun Shakhtar berhasil membalas di menit ke-69 berkat gol Manor Salomon. Mendapat bola operan di kotak penalti, Salomon yang tak terkawal sukses melepaskan tendangan keras ke gawang Ederson. Hingga laga usai skor 1-1 tetap bertahan untuk kedua tim.

Main photo: @footballtweet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here