Beberapa waktu lalu, UEFA telah menjatuhkan hukuman kepada AC Milan yang terbukti melakukan pelanggaran financial fair play. Hukumannya tidak tanggung-tanggung seperti menghitung jumlah rumput stadion San Siro. Milan diberikan sanksi larangan tampil pada kompetisi Eropa.

Mendapat sanksi tersebut, Milan tak menerimanya dengan senang dan hati yang berbunga-bunga. Mereka menyatakan bahwa hukuman seperti itu tidak layak untuk mereka terima.

Pihak “Rossoneri” sendiri telah mengajukan banding pada hukuman yang diberikan oleh UEFA itu. Milan yang tidak bisa mengadu kepada bapaknya, lantas mengadu kepada Court of Arbitration for Sport (CAS) agar hukuman UEFA itu bisa dicabut. Entah kenapa buru-buru minta dicabut, padahal keluar juga belum.

Sanksi yang diterima Milan sendiri adalah larangan mengikuti kompetisi Eropa selama dua musim. Hal tersebut adalah imbas dari laporan ketidakseimbangan neraca keuangan Milan. Penyebabnya jelas adalah belanja besar-besaran pada awal musim lalu macam persiapan mengungsi karena ada serangan alien.

“Kami menilai hukuman tersebut tidak adil. Semoga saja CAS bisa melihatnya dari perspektif berbeda,” ujar CEO AC Milan, Marco Fassone seperti dilansir dari Liputan6.

Entah jalan apa yang akan ditempuh Milan selanjutnya demi terhindar ataupun diringankan dari sanksi tersebut. Asal jangan jalan saat jam pulang kerja saja. Mau lewat jalan tol dalam kota pun sudah dipastikan tersendat.

Milan yang kini sedang berada dalam krisis keuangan memang harus secepat mungkin untuk membereskan keadaan keuangan mereka. Salah satu cara yang paling mungkin dilakukan adalah dengan melakukan obral pemain.

Obralnya juga tak bisa sembarangan ditaruh di OLX atau aplikasi jual beli barang lainnya. Kalau sampai ditaruh di sana bisa-bisa Milan kena hukuman lagi atas tuduhan perdagangan manusia.

Kabarnya, Leonardo Bonucci dan Gianluigi Donnarumma bisa jadi modal penting buat mendatangkan uang. Lumayan bisa buat tutup-tutup cicilan dan utang.

Bonucci sendiri kini menjadi salah satu target Manchester United untuk menambah amunisi lini belakang mereka di musim depan. Bonucci dikatakan berniat untuk meninggalkan San Siro. “Setan Merah” diberitakan telah mempersiapkan dana hingga 42 juta poundsterling untuk menggaet mantan dari Juventus tersebut.

 

 

Sementara itu Donnaruma sedang diincar oleh Paris Saint-Germain yang dikatakan tidak puas dengan performa Kevin ‘Super’ Trapp serta Alphonse Areola.

Lucunya, meski sedang berada dalam krisis keuangan, Milan masih sempat-sempatnya melakukan belanja pemain. Tidak kapok sepertinya mereka. Namun untuk pemain yang didatangkan kali ini dengan harga yang tidak terlalu mahal. Hanya dengan banderol sebesar 4 juta euro saja, Milan berhasil merekrut Alen Halilovic.

Sang pemain sempat direkrut Barcelona pada tahun 2014 lalu. Kemudian ia pindah ke Hamburg dan dipinjamkan ke Las Palmas sejak Januari 2017. Karena Las Palmas tak jadi mempermanenkannya, Milan dengan gercep langsung menggaet sang pemain berusia 22 tahun.

“Yang jelas kami akan berjuang hingga titik darah penghabisan agar hukuman ini dibatalkan,” ujarnya menambahkan.

Kita tunggu saja bagaimana titik darah penghabisan yang mereka maksud. Masalahnya kalau sampai kehabisan darah ya bakalan mati juga.

Main photo: sempremilan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here