Kabar kurang sedap dan memang tak sesedap masakan Farah Quinn datang menghampiri Milan. Beredar gosip bahwa pelatih Vincenzo Montella dan presiden klub, Silvio Berlusconi, memanas.

Hubungan panas ini bukan seperti di film-film Hollywood yang tiba-tiba berciuman dan beradegan ranjang. Melainkan ada slek atau memburuknya hubungan mereka berdua. Wajar, namanya juga hubungan, pasti ada naik turunnya.

Berlusconi rupanya tak suka dengan rangkaian hasil buruk Milan sejak memenangkan Piala Super Italia bulan Desember lalu. Memang betul, sejak mengalahkan Juventus di Piala Super, Milan cuma meraih tiga kemenangan dari sembilan pertandingan. Satu di antaranya terjadi di Coppa Italia.

Melihat hasil buruk tersebut Montella langsung ngeles kayak bajaj. Dia berdalih kalau menurunnya performa “I Rossoneri” akibat badai cedera yang kerap menjadi setan pengganggu mereka.

Namun, menurut harian La Gazzetta dello Sport, Berlusconi tak terima dengan alasan tersebut. Maklum, yang namanya bos ya bebas menolak alasan dari bawahan.

Kabarnya, Berlusconi mulai cemas dan suka menelepon Montella bukan untuk sekadar menanyakan kabar “halo, kamu lagi ngapain?”. Tapi untuk menunjukkan kekecewaannya terhadap pemilihan taktik dan cara bermain Milan di bawah arahan Montella.

Mantan Perdana Menteri Italia itu kabarnya sudah ingin memecat Montella, tapi dicegah oleh pemilik baru Milan asal Tiongkok, Sino-Europe Sports. Di Milan saat ini memang masih terjadi perbedaan pendapat antara rezim lama dan rezim baru kedua pemilik klub.

Hubungan panas ini memang perlu diwaspadai kedua belah pihak. Pasalnya, jika ada pihak ketiga atau biasanya tetangga yang mengompor-ngompori, maka bisa bahaya buat mereka.

Apalagi, media biasanya suka menambah ‘bumbu-bumbu’ sedap demi menciptakan masakan yang menggugah rasa. Jelas ini berbahaya buat Milan yang lagi fokus banget kembali ke Liga Champions. Meski rasanya rada berat karena mereka saat ini cuma berada di peringkat ketujuh.

Main photo credit: Rai Sports

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here