Kabar gembira untuk kita semua, khususnya bagi seluruh masyarakat Indonesia datang dari Shanghai, China. Dalam rapat dewan yang membahas agenda FIFA beberapa tahun ke depan, Indonesia diputuskan menjadi tuan rumah untuk menyelenggarakan Piala Dunia U-20 pada tahun 2021 mendatang.

Tentu saja hal ini jadi kesempatan bagus untuk Indonesia mencuri perhatian di mata dunia. Apalagi kalau Indonesia sampai juara pada turnamen ini. Jarang-jarang nama Indonesia bisa harum pada ajang sepak bola internasional.

Selain bagus untuk sisi sepak bola, industri pariwisata juga harus memanfaatkan momen sebaik mungkin untuk mempromosikan diri. Semoga menang banyak lah Indonesia pada ajang ini.

Kapan lagi coba bermain di Piala Dunia. Jadi tuan rumah pula. Misalkan Indonesia masuk Piala Dunia tapi digelarnya di Eropa juga terasa sedih.

Bukan sedih karena takut dibantai tim-tim kuat, tapi sedih tidak bisa menonton langsung karena pasti mahal minta ampun. Paling-paling anak-anak sultan yang tidak bisa buka kulit salak saja Nia Ramadhani saja yang bisa menonton langsung.

Tapi kali ini kita bisa memberikan dukungan dan menyaksikan langsung para skuat “Garuda Muda” bertarung di ajang tertinggi sepak bola dunia.

Tidak apa-apa walau hanya U-20. Semoga hawa-hawanya bisa menular ke timnas senior agar termotivasi dan semangat untuk menunjukan performa terbaik. Siapa tahu nanti Piala Dunia 2026, timnas Indonesia bisa masuk Piala Dunia di Amerika. Kalau tidak bisa ya masih ada tahun 2030, 2034, atau tahun 5922 nanti.

https://twitter.com/indosupporter/status/1187229258839494656?s=20

Terakhir Indonesia masuk Piala Dunia adalah timnas U-20 di tahun 1979 atau empat dekade yang lalu. Ya seenggaknya kalau senior masih susah, minimal yang juniornya dulu lah.

Indonesia kini berhak masuk Piala Dunia karena terpilih menjadi penyelenggara alias tuan rumah. Keputusan tersebut diumumkan oleh presiden FIFA Gianni Infantino, di mana Indonesia mengalahkan Peru dan Brasil yang juga menginginkan menjadi tuan rumah.

“Alhamdulillah. Akhirnya kerja keras kita semua berbuah hasil baik menjadi sejarah bagi sepakbola kita, Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia,” ujar Sekjen PSSI, Ratu Tisha seperti dikutip dari Detik.

Semoga saja kelakuan suporter nantinya tidak aneh-aneh. Mumpun ada waktu kurang lebih dua tahun, bisa mulai dibiasakan untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan kocak kalau tidak terima tim kesayangan kalah. Malunya se-Nusantara soalnya kalau ada yang norak begitu.  

Tentunya banyak hal yang perlu dibenahi dalam dua tahun ke depan selain mental para penggemar. Seperti stadion, transportasi, serta infrastruktur lainnya yang menunjang.

Untuk menyokong rencana itu, PSSI disebut mengajukan sepuluh stadion yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Termasuk, Stadion Gelora Bung Karno di Senayan, Jakarta.

Selain itu, lima di antaranya pernah menjadi venue Asian Games 2018 yaitu Wibawa Mukti (Cikarang), Pakansari (Bogor), Patriot Candrabhaga (Bekasi), dan Si Jalak Harupat (Bandung), serta, Stadion Jakabaring (Palembang).

PSSI juga mengajukan Mandala Krida (Yogyakarta) Manahan (Solo), serta dua home base klub Liga 1 Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan I Wayan Dipta (Bali).

Selamat ya, Indonesia dan terima kasih buat PSSI! Semoga lancar hajatannya nanti!

https://twitter.com/KofpliS/status/1187235526954192897

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here