Hoffenheim memastikan diri untuk pertama kali dapat tiket otomatis ikut Liga Champions musim depan. Sebuah prestasi memang, namun untuk Liga Champions Asia mereka masih belum pernah ikut.

Keberhasilan tersebut didapatkan setelah mereka meraih poin full tank alias poin penuh dengan mengalahkan Borussia Dortmund pada lanjutan pertandingan Bundesliga, Sabtu kemarin. Pada laga yang digelar di Rhein-Neckar-Arena, Hoffenheim berhasil menang 3-1 atas tamunya.

Dengan kemenangan tersebut Hoffenheim berhasil menempati peringkat ketiga dan berhak lolos otomatis ke Liga Champions. Dortmund pun meski kalah tetap berada di peringkat keempat dan juga berhak masuk Liga Champions. Kedua tim mempunyai poin sama yaitu 55.

Sementara nasib kurang beruntung didapat Bayer Leverkusen yang juga mempunyai poin sama yaitu 55, namun mereka terpaksa berada di posisi kelima sebab kalah selisih gol dari kedua tim tersebut. Namun jangan kecewa, karena bisa coba lagi tahun depan tanpa harus beli minuman kemasan dan menggosok dengan uang koin.

Padahal di atas kertas, Leverkusen lebih diunggulkan karena Hoffenheim melangsungkan laga berat lawan Dortmund. Andai Hoffenheim cuma seri saja di laga ini, maka dipastikan Leverkusen yang berhak mendapat tiket gratis tersebut.

Sayang garis takdir Hoffenheim dan Dortmund lah yang menemani Bayern Muenchen dan Schalke ke Liga Champions. Untunglah Hoffenheim bisa menang sehingga musim ini berakhir dengan orgasme klimaks.

https://twitter.com/achtzehn99_en/status/995338006922956801

Laga dimulai dari skor 0-0 meski seperti yang sering dikatakan saat membeli bensin, “Dimulai dari nol, ya”. Hoffenheim unggul lebih dulu melalui gol Andrej Kramaric di menit ke-26. Gara-gara kesalahan Roman Buerki, ia malah mengirimkan assist kepada Kramaric yang tanpa tedeng aling-aling langsung memberikan tendangan datar keras.

Buerki yang katanya kenyang kalau sudah makan banyak gagal menghalau bola tersebut. Hoffenheim unggul 1-0. Dortmund baru bisa menyamakan kedudukan pada babak kedua melalui Marco Reus.

Pada menit ke-59, Reus memanfaatkan Raphael Guerreiro untuk melewatkan bola melewati kolong kiper Hoffenheim yang terbuka lebar macam portal komplek kalau siang hari. Namun kedudukan imbang tak bertahan selamanya. Beberapa menit berselang, Hoffenheim kembali unggul.

Umpan terobosan segitiga asal-asalan seperti di PES oleh Kramaric, berhasil diselesaikan Adam Szalai dengan jurus kotak+X membuat Buerki tak berdaya. Kemenangan Hoffenheim dikunci oleh Pavel Kaderabek pada menit ke-73.

Kemelut di depan gawang Dortmund yang ramai sekali macam es campur, dimanfaatkan Kaderabek untuk mencetak gol ketiga Hoffenheim dan memastikan kemenangan 3-1 atas Dortmund.

Keberhasilan tiket otomatis ke Liga Champions itu disyukuri pelatih muda Hoffenheim, Julian Nagelsmann yang baru berusia 30 tahun seangkatan Raffi Ahmad. Masih usia segitu sudah jadi bos dan ngatur-ngatur, bahkan lebih tua dari kapten Hoffenheim, Eugen Polanski, yang berusia 32 tahun.

“Saya sangat bangga kepada tim dan klub yang membuat kerja baik. Ini benar-benar pencapaian bersejarah bagi klub seukuran kami,” ujarnya dikutip dari Fourfourtwo.

Main photo: Bundesliga.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here