Lain hal dengan Juventus yang baru menang lawan Porto saja sudah langsung bikin target juara Liga Champions, beda dengan Monaco. Tim asal Prancis itu baru saja menyingkirkan Manchester City di babak 16 besar, tapi malah targetnya bukan juara UCL. Apakah itu?

Monaco tampil percaya diri di depan para warganya sendiri. Klub bernuansa merah-putih kayak bendera Indonesia itu tampil menekan sejak menit awal. Hasilnya, pemuda harapan bangsa bernama Kylian Mbappe pada menit kedelapan.

Mbappe langsung menjebol gawang Willy Caballero, kiper berkepala botak mutlak, usai menerima umpan membelah lautan dari Bernardo Silva. Bek-bek City tampak kelimbungan karena serangan tujuh hari tujuh malam yang dilakukan Monaco sehingga bikin rumah tangga mereka retak.

Monaco makin menambah keunggulan lewat kerja sama apik di sisi lapangan, Benjamin Mendy langsung melepaskan lagi-lagi umpan membelah lautan kepada Fabinho. Dengan mudah, Fabinho membobol gawang Caballero.

City sebenarnya sempat memperkecil ketinggalan setelah Leroy Sane memanfaatkan bola muntah entah muntahannya siapa. Striker berambut Giring Nidji itu sempat bikin City bernafas sesaat, menjaga peluang mereka karena unggul dalam agregat 6-5.

Sayang lagi-lagi sayang, Monaco mencetak gol lagi pada sekitar menit 77-an. Tiemoue Bakayoko, pria berwajah ganteng moderat kali ini menyundul bola dengan kepalanya memanfaatkan tendangan bebas Thomas Lemar.

Tim berjuluk “Les Monégasques” yang rada susah dibacanya itu berhak melaju ke perempat final. Pasalnya, meski skor agregat 6-6, tapi mereka mencetak gol tandang lebih banyak dari City. Pada leg pertama, Monaco mencetak tiga gol meski kalah 3-5.

“Kami sangat senang bisa lolos ke perempat final dan pantas mendapatkannya setelah melewati dua laga. Kami sangat senang untuk fans kami dan persepak bolaan Prancis,” ucap pelatih Leonardo Jardim kepada situs UEFA.

Hasil ini juga semakin mengukuhkan Monaco sebagai tim yang produktif mencetak gol. Musim ini saja, mereka sudah mencetak 117 gol di segala kompetisi. Sebanyak 84 gol di antaranya di Ligue 1. Seolah-olah mereka bermain menghadapi lawan yang kipernya cuma setengah. Mencetak gol seolah jadi hobi para pemain Monaco. Luar binasa!

Dalam kesempatan terpisah, Wakil Presiden Monaco, Vadim Vasilyev, menuturkan target Monaco berikutnya. Bukan bicara soal sejauh mana timnya akan melangkah, tapi justru memagari striker wonderkid-nya, Mbappe.

Mbappe memang cukup fenomenal belakangan ini. Meski baru dapat KTP, Mbappe yang namanya kocak itu sudah mencetak 17 gol dari 31 penampilannya di semua kompetisi musim ini. Di Liga Champions, dia mencetak dua gol, dua-duanya ke gawang City.

Alhasil, Monaco langsung gerak cepat kayak curut ketahuan nyolong makanan untuk menjaga Mbappe agar tak pergi ke mana-mana. “Target kami yaitu mempertahankan Mbappe,” ucap Vasilyev, singkat, padat, dan jelas.

Main photo credit: Mirror

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here