Kemenangan demi kemenangan berhasil diraih Real Madrid musim ini. Terakhir giliran Granada yang jadi korbannya. Madrid sukses menang 4-0 dan jadi modal bagus buat lawan Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions beberapa hari lagi.

Melawan Granada, Madrid sengaja menyimpan hampir semua pemain bintangnya, kecuali Sergio Ramos dan Casemiro. Mungkin karena kurang ganteng makanya tetap dimainkan di laga itu.

Tapi bukannya sombong, belagu, atau apa, itu merupakan strategi untuk menyimpan tenaga melawan Atletico. Ternyata hasilnya sangat memuaskan. Untuk yang kedua kalinya, tim lapis kedua Madrid ini bisa menang dengan skor besar.

Sebelumnya mereka mampu mengalahkan Deportivo La Coruna 6-2 pada 27 April lalu. Seolah jadi hobi dan tren baru. Mungkin besok-besok lawan Barcelona dan Atletico juga bisa dicoba pakai skuat B. Siapa tahu saja bisa menang telak meski risikonya juga kebantai.

Dari 11 pemain yang bermain, yang mencetak gol cuma dua orang saja. Yakni James Rodriguez dan Alvaro Morata. Lalu apa gunanya kesembilan pemain lainnya?

Tentu ada fungsi dan tugasnya masing-masing. Tidak semuanya ditugaskan mencetak gol. Bisa ramai nanti gawang Granada kayak orang baru keluar dari bioskop.

Yang jelas, kedua pemain itu bikin Zidane puas meski tak sampai kekenyangan karena banyak makan. Pasalnya, James dan Morata termasuk pemain yang suka main dari bangku cadangan.

“Saya hanya bisa puas. Ada pemain yang jarang main tapi selalu memberi kontribusi. Starter saya? Saya harus memikirkan apa yang kita lakukan. Kami senang dengan hasilnya makanya kita puas dan bisa beristirahat untuk menghadapi laga hari Rabu,” ucap Zinedine Zidane yang sudah botak sejak lama itu.

 

Main photo credit: Twitter (Squawka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here