Josep ‘Pep’ Guardiola sepertinya masih bingung dengan wasit-wasit di Liga Primer. Pasalnya, Manchester City termasuk tim yang banyak menerima kartu. Padahal, Pep tipikal pelatih lemah lembut yang tidak ingin timnya main kasar.

City saat ini mengoleksi 40 kartu kuning dan empat kartu merah. Memang, City masih berada di urutan ke-11 sebagai tim yang mengoleksi kartu merah.

Masih jauh di bawah Watford sebagai tim yang hobi banget mengumpulkan kartu kuning untuk dipajang dengan 47 kartu, disusul Manchester United (46), dan Crystal Palace (45).

Namun, untuk kartu merah, City jadi yang terdepan seperti slogannya Yamaha. Mereka mengoleksi empat kartu disusul Sunderland dan lagi-lagi Watford dengan tiga kartu.

kartu
Daftar klub yang tak lulus ujian kedisiplinan. (Premier League)

Koleksi 40 kartu merupakan angka yang fantastis bagi seorang Pep. Bandingkan dengan saat dia menangani Bayern Muenchen musim lalu.

Dalam satu musim, Muenchen hanya mengoleksi 50 kartu kuning dan dua kartu merah, itu pun kartu merahnya tak ada yang langsung alias konversi dua kartu kuning. Tentu angka tersebut hanya berupa remahan rengginang jika dibandingkan City yang sudah mengumpulkan 40 kartu hanya dalam setengah musim.

“Jika Anda melihat ketika saya melatih Barcelona dan Bayern, kami selalu di atas Fair Play League,” ujar pelatih yang makin lama makin botak itu, dikutip Liputan6.

Itulah yang bikin Pep jadi bingung meski tak sampai meratap di pinggir flyover. Eks pelatih Barcelona itu bahkan berniat menyambangi Kepala Wasit Liga Primer, Mike Riley, untuk berdiskusi bagaimana standar pemberian kartu di Liga Primer.

Jika masih belum ketemu juga solusinya, Pep mungkin perlu cari sendiri di Google atau Youtube. Mungkin saja di sana ada tutorial “Bagaimana cara tackling tanpa kena kartu”. Kalau masih tak mengerti juga, silakan tanyakan pada rumput yang bergoyang sesuai liriknya Ebiet G. Ade.

Pasalnya, Pep bingung karena timnya sering mendominasi penguasaan bola. Artinya, mereka jarang merebut bola yang bisa mengakibatkan pelanggaran dan berbuah kartu.

“Kami mendominasi penguasaan bola, tapi kami mendapat kartu paling banyak. Ini sesuatu yang tidak saya mengerti,” tambah Guardiola.

City memang memiliki penguasaan bola tertinggi di Liga Primer saat ini dengan 62,1%. City juga termasuk yang tak banyak melakukan tackling yakni hanya 324 tackle dan berada di urutan ke-16.

Tapi, apa yang terjadi terjadilah. Pep harus terima takdir bahwa Liga Inggris tak seperti Liga Jerman dan Spanyol. Inggris keras, bung!

Main photo credit: AFP yang diambil dari Liputan6.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here