Lagi marak kasus penggelapan pajak seperti yang dialami Lionel Messi, Paris Saint-Germain (PSG) pun ikut-ikutan. Kabarnya, dua pemain PSG yang kebetulan pemain Argentina juga sama kayak Messi, Angel Di Maria dan Javier Pastore, turut terseret namanya.

Otoritas keamanan Prancis katanya telah mendatangi rumah dua pemain tersebut untuk menggali keterangan lebih lanjut. Entah ada apa dengan pemain-pemain Argentina, kok gemar sekali menggelapkan pajak.

Seolah menggelapkan pajak ini jadi tren. Macam kasus prostitusi online yang menyeret satu artis, kemudian keluar nama-nama artis lainnya.

Kantor kejaksaan keuangan Prancis kini fokus menyelidiki adanya dugaan penggelapan pajak sejak akhir tahun lalu. Lagi enak-enaknya tahun baruan, mereka malah kerja menyelidiki pajak. Apalagi, ada bocoran dari laman Football Leaks soal kasus finansial yang melibatkan sejumlah pemain dan pelatih.

PSG pun panik. Mereka langsung mengeluarkan pernyataan agar pemain-pemain yang sedang jadi Target Operasi (TO) untuk bisa bekerja sama dengan petugas. PSG juga hitung-hitung mau cuci tangan agar kasus semacam itu memang jadi masalah pemain pribadi, tak ada hubungannya dengan pemain.

“PSG telah mengomunikasikan seluruh informasi dan dokumen yang diminta pada dua pemain tersebut. Seluruh dokumen kontraktual relatif terkait kedua pemain sudah ditandatangani sesuai dengan kondisi reguler, sebagaimana klub menunjukkannya secara sistematis dan tegas,” bunyi pernyataan resmi PSG kepada awak media, dikutip Goal.

Lebih lanjut, pernyataan tersebut melanjutkan, “Klub terus membantu proses transparansi yang sempurna dari setiap permintaan pihak yang berwenang.”

Bukan cuma dua pelaku asal Argentina tersebut. Seorang pelaku lainnya juga dituduh melakukan hal yang sama. Pelaku berasal dari Uruguay berinisial EC.

EC yang belakangan diketahui bernama Edinson Cavani, seorang pria berwajah tirus kayak tengkorak, kabarnya menerima dana sponsor yang masuk dengan melalui perusahaan asal Malta demi mengakali wajib pajak penuh.

Artinya jika memang benar demikian, ada kesengajaan untuk menyelewengkan pajak. Cavani enggak bisa jawab ngeles-ngeles kayak bajaj seperti Messi yang bilangnya tak tahu menahu.

Namun, kasus Cavani baru tudingan semata. Belum dipastikan kebenarannya. Kalau bahasa kekiniannya adalah Hoax.

Main photo credit: Pitch Invasion

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here