Gonzalo Higuain jadi sorotan cukup tajam setajam Silet ala Feni Rose saat berkunjung ke San Paolo, kontrakannya Napoli, di semifinal Coppa Italia leg kedua. Dia datang ke San Paolo berstatus pengkhianat, disoraki, tapi malah bikin dua gol, berselebrasi meledek pula. Resek banget kan.

Juventus bertamu ke San Paolo dengan keunggulan 3-1 di leg pertama. Pada leg kedua semalam, mereka takluk 2-3 dari tuan rumah tapi tetap berhak melaju ke final karena unggul agregat 5-4. Dalam aturan Coppa Italia, tim yang bisa mencetak gol lebih banyak dari lawannya pada kedua leg berhak masuk ke final.

Kedatangan Juve ke San Paolo dijaga ekstra ketat, seketat legging Syahrini yang lagi jalan-jalan ke Istanbul baru-baru ini. Mereka sudah waspada kalau salah seorang pemainnya, Higuain, bakal diteror habis-habisan.

Meski rada ngeri-ngeri sedap, Juve malah bisa mencetak gol lebih dulu. Aktor utamanya adalah si Higuain. Setelah dapat operan biasa-biasa saja dari Stefano Sturaro, pemain Argentina itu langsung melepaskan tendangan jarak jauh yang tak kencang-kencang amat tapi terarah. Terarah tapi tak kencang-kencang amat.

Napoli mampu membalasnya lewat kaki Marek Hamsik di babak kedua setelah dapat bola enak dari pantulan bek Juve, Alex Sandro. Tapi lagi-lagi, Higuain membobol gawang Pepe Reina usai menerima umpan membelah awan dari Juan Cuadrado.

Unggul 2-1 malah bikin Juve lengah. Mungkin sudah kepedean bisa lolos ke final karena berat buat Napoli, mereka harus bikin empat gol lagi kalau mau lolos. Menang 4-2 saja tak cukup karena kalah gol tandang.

Kiper Neto sepertinya kurang minum Aqua. Bola backpass Medhi Benatia yang tak ada hubungan saudara dengan Bena Kribo tak mampu dikontrol dengan baik oleh Neto. Bola kemudian disambar dengan empuk oleh Dries Mertens yang baru beberapa detik masuk ke lapangan.

Lucu dan menariknya, Mertens saat itu benar-benar baru masuk ke lapangan menggantikan Arkadiusz Milik. Bahkan kamera TV masih menyorot Mertens yang berlari dari pinggir ke tengah lapangan. Tiba-tiba, dia sudah ada di kotak penaltinya Juve saja dan menyambar bola blunder Neto.

Napoli akhirnya unggul 3-2 setelah Lorenzo Insigne menjebol Neto setelah menerima umpan dari Jose Callejon yang sebelumnya sukses menggocek Leonardo Bonucci. Sayang, jangan salahkan bunda mengandung, Napoli tidak bisa melaju karena kalah agregat.

Acungan jempol harus diberikan kepada Higuain. Meski main di bawah tekanan dan penuh sorakan dari fans Napoli, pemain yang sekarang punya perut rada tebal itu tetap tampil prima. Malah bikin dua gol pula.

Ini jadi ajang baginya juga untuk menyampaikan pesan kepada mantan presidennya di Napoli, Aurelio de Laurentiis. Rupanya, Higuain lama-lama ‘KZL’ juga diteror habis-habisan oleh pendukung Napoli dengan cap pengkhianat.

Higuain merasa kalau kepindahannya ke Juve bukan karena dirinya. Melainkan De Laurentiis kenapa mau menerima iming-iming uang sampai sekitar 90 jutaan euro dari Juve. Yah, namanya juga uang.

Dari awal masuk stadion dan melakukan pemanasan, dia sudah memberikan gestur tubuh kepada pendukung Napoli, seraya memberikan pesan, “Bukan salah gue, coy. Salahin tuh presiden lo sendiri.”

Higuain sepertinya ingin membantah pernyataan De Laurentiis kalau dirinya yang meminta pergi karena menilai Napoli tak punya nyali buat beli pemain bintang. Dia berkata kalau De Laurentiis sendiri yang memasang harga tinggi untuk dirinya.

Higuain kembali mengulanginya saat berselebrasi mencetak kedua golnya. Dia memang tidak melakukan selebrasi untuk menghormati fans Napoli, tapi dia menunjuk-nunjuk Laurentiis yang lagi menyaksikan pertandingan dengan mata nanar. Higuain seolah sukses menuntaskan hasrat sekaligus dendamnya.

“Saya tidak tahu apa yang ada di pikiran Higuain. Tapi dia menjalani pekan positif. Anda bisa lihat betapa keras latihannya melalui penampilan tajamnya di depan gawang,” kata pelatih Massimilliano Allegri.

Bukan hanya dia yang menyerang De Laurentiis. Tapi juga sang kakak, Nicola Higuain, lewat akun Twitternya. Dia menulis, “Saya senang melihat wajah Anda @ADeLaurentiis setiap kali adik saya mencetak gol. Saya menikmati kekalahan tim Anda. Sampai nanti.”

Belum ada tanggapan resmi dari De Laurentiis soal ‘serangan’ dari mantannya itu. Mungkin dia sedang menangis tersedu-sedu di kamarnya, atau bisa juga masa bodoh, yang penting sudah mendapat bayaran 90 juta euro dari Juventus. Lumayan bisa jajan bakso tujuh turunan.

Yang pasti, terus-terusan dicerca begitu juga bikin kesabaran Higuan habis. Lama-lama bete juga dengan Napoli yang terus menyalahkannya. Sekarang pun dia hidup bahagia dengan pacar barunya bernama Juventus.

“Saya bahagia di Juventus. Juve telah meningkatkan level permainan saya. Saya harus profesional,” kata Higuain sebelum pertandingan.

Main photo credit: Blackwhitereadallover

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here