Seluruh haters Liverpool boleh bersenang hati pada hari setelah tim pemuncak Premier League akhirnya kalah juga. Dibantai pula. Pada laga yang digelar di Villa Park, “The Reds” takluk dengan skor telak 0-5.

Satu hal yang amat disayangkan, Liverpool hanya kalah di kompetisi kelas kroco saja yaitu Piala Liga. Kejuaraan kaleng-kaleng memang. Kalau juara ya syukur, kalau tidak ya tidak masalah.

Selain itu Liverpool juga menurunkan para pemain U-23 di laga itu. Nomor punggungnya saja di atas 50 semua. Paling kecil adalah Ki-Jana Hoever yang nomor punggungnya 51. Kalau main PES atau FIFA di PS 3 sudah pasti belum ada foto mukanya para pemain itu.

Rata-rata umur skuat Liverpool di laga tersebut adalah 19 tahun, serta beberapa nama di antaranya bahkan melakukan debut di laga itu. Wajar juga jika kebantai.

Diturunkannya para pemain muda tersebut karena tim abang-abangannya sedang menuju Qatar untuk menjalani laga Piala Dunia Antar Klub.

Kekalahan ini juga membuat Liverpool untuk pertama kalinya menelan kekalahan dari 20 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Sebelumnya Napoli jadi tim terakhir yang mengalahkan Liverpool di ajang Champions.

https://twitter.com/brfootball/status/1207074465642774530?s=20

Pada jalannya babak pertama, skuat muda Liverpool ini sudah dibantai dengan skor telak 0-4 atas Aston Villa meski di awal pertandingan mereka yang justru beberapa kali mengancam gawang lawan.

Gol pembuka Aston Villa dicetak oleh Conor Hourihane di menit ke-14 melalui tendangan bebas yang bikin bingung memang mau mengumpan atau tendangan langsung. Setelah itu Morgan Boyes membuat gol ke gawang sendiri hingga skor menjadi 0-2 untuk Villa.

Jonathan Kodjia menjadi mimpi buruk skuat muda Liverpool usai menambah dua gol lagi sebelum paruh pertama usai.

Serba salah jadi Aston Villa memang. Menang ngebantai dibilang wajar karena lawannya tim muda. Sementara kalau kalah dibilang keterlaluan pasti.

Satu gol dari Wesley Moraes di masa injury time babak kedua memastikan Aston Villa lolos ke semifinal Piala Liga lewat kemenangan 5-0.

“Saya pikir kami luar biasa sejak peluit dibunyikan. Awal permainan fantastis, kami punya beberapa peluang, kami siap sejak momen pertama dan kami benar-benar tidak beruntung kebobolan dari tendangan bebas dan bola pantul yang kejam,” ujar pelatih Liverpool U-23, Neil Critchley seperti dikutip Detik.

https://twitter.com/ODDSbible/status/1207029986051444739?s=20
https://twitter.com/FootyHumour/status/1207056615968591874?s=20

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here