Antonio Conte sepertinya tak hanya pandai jadi pelatih, tapi juga cocok sebagai guru. Pelatih asli Italia itu rupanya banyak memberikan ilmu. Mungkin karena dia juga ingin punya amal yang pahalanya tak terputus, yakni ilmu yang bermanfaat.

Hal itu dirasakan langsung oleh muridnya, Eden Hazard. Pemain asal Belgia itu memang salah satu murid pandai di kelasnya. Dia banyak diajari mata pelajaran oleh Conte. Namun, satu hal yang paling membekas adalah soal ilmu kimia, yakni bicara tentang chemistry.

Hazard memang menemukan performa terbaiknya kembali musim ini setelah tahun lalu sempat melorot kayak celana tidak pakai ikat pinggang. Apalagi di kantongnya ada dompet tebal dan uang receh yang cukup banyak.

Hazard yang namanya kayak lampu badai itu mengaku kalau peningkatan kecerdasannya tak lepas dari jasa Pak Guru Conte. Dia diberikan tips-tips menarik yang jauh lebih bermanfaat daripada cari sendiri di Google.

Pemain berusia 26 tahun itu diajarkan agar tak selalu menggiring bola. Tapi juga mencari tahu di mana kawan berada. Jadi, cukup dengan insting-nya, Hazard mampu melepaskan umpan-umpan yang tak dapat ditolak. Semua tentang chemistry.

“Saya baru paham kalau sepak bola juga tak hanya menggiring dan menguasai bola. Tapi juga membuat gerakan dan memberikan ruang untuk pemain lain. Contohnya saat saya bergerak ke kanan ada Diego Costa, saya bisa memberikan bolanya ke arah lain yang ada rekan lain. Semua berdasarkan insting saja,” kenang Hazard, dikutip Metro.

Ilmu kimia sudah, berikutnya apalagi? Ilmu biologi kah? Misalkan bagaimana mencari tahu berat badan bek lawan cukup dengan memegang pantatnya. Entahlah.

Main photo credit: The Independent

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here