Manchester City berhasil kembali meraih hasil positif setelah menang melawan Newcastle pada pertandingan lanjutan Premier League pekan keempat. Menjamu Newcastle United, “Citizens” dengan susah payah meraih kemenangan 2-1, benar-benar tipis menerawang macam lingerie.

Pada pekan sebelumnya, City sempat mendapat perlawanan sengit dari tim promosi yaitu Wolverhampton. Meski berstatus tim promosi, bukan berarti ada promo atau gratisan satu gol ke gawang Wolverhamtpon. Klub dengan warna kebanggaan oranye itu berhasil menahan imbang City dengan skor 1-1.

Pada laga yang digelar di Etihad Stadium pun, City mendapat perlawanan sengit dari Newcastle. Skuat asuhan Rafael Benitez tidak gentar menghadapi skuat ratusan juta milik City. Ibarat motor, Kawasaki Ninja 250 masih diladeni juga sama Honda Supra Fit. Padahal biasanya baru digeber Ninja saja baut-baut sudah mau pada lepas itu Supra Fit.

Selain sempat imbang 0-0, pertandingan juga sempat imbang setelah Newcastle menyamakan skor menjadi 1-1. Padahal City sejatinya menguasai pertandingan dengan statistik yang jelas membuat kita bisa berkata “busyet”.

Mereka mencatatkan 24 tendangan dengan 79 persen penguasaan bola. Super sekali. Namun satu hal yang tak kalah mengejutkan adalah Newcastele melepaskan tiga tembakan. Di mana salah satunya menjadi gol.

Bayangkan bila jumlah 24 tembakan tersebut milik Newcastle. Bisa-bisa mereka mencetak delapan gol. Jadi City jangan sombong, sebab Newcastle masih berbaik hati tidak mau melakukan tembakan yang banyak. Kalau kejadian, habis sudah.

Hal ini juga membuktikan bahwa barisan belakangan “Citizens” masih harus dibenahi. Ternyata selama ini mereka terlihat jago bukan karena bermain bagus, namun karena lawan jarang melakukan tembakan.

Hal tersebut disadari betul oleh Josep Guardiola yang mengatakan bahwa lini belakang buruk saat bertahan.

“Kami sudah memperkirakan akan seperti ini, sulit membangun serangan. Sangat buruk melihat bagaimana cara kami bertahan tapi secara umum kami menciptakan peluang yang cukup dan kami memegang kendali. Menghadapi tim yang mengincar serangan balik dan set piece, yang terpenting adalah tampil stabil,” ucap Pep dikutip dari Detik.

Berbanding terbalik dengan bertahan, justru lini belakang City menjadi penyelamat dengan terlibat dalam dua gol. Benjamin Mendy membuat satu assist, sementara Kyle Walker menjadi penentu kemenangan City.

Pada jalannya laga, City berhasil unggul terlebih dahulu berkat gol Raheem Sterling. Menerima umpan dari Mendy, Sterling yang gerakannya suka random macam pengendara motor pada jam pulang kerja berhasil mengutak-atik dari sisi kotak penalti. Setelah mendapat ruang tembak, Sterling melepaskan tendangan kotak+R2.

Namun sebelum turun minum Newcastle menyamakan kedudukan melalui DeAndre Yedlin. Umpan tarik mendatar dari Salomon Rondon dengan enak melewati kotak penalti City tanpa ada yang menghentikan macam lewat jalan tol.

Yedlin yang berlari dari sisi kanan dengan enak menyeploskan bola  ke gawang Ederson Moraes. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum, tanpa makan.

Babak kedua baru berjalan enam menit, Kyle Walker mengejutkan tim tamu. Dari luar kotak penalti, ia melepaskan tembakan rudal yang melesat cepat dan mantap masuk ke gawang. Mungkin juga setelah menendang ia langsung berkata “Mashoook Pak Eko”.

Gol Walker manjadi gol terakhir pada laga yang berkedudukan 2-1 untuk kemenangan City. Tiga poin dari pekan ini membuat City berada posisi tiga dengan 10 poin. City tertinggal dua poin dari Chelsea dan Liverpool yang sama-sama meraih poin sempurna dari tiap laga dengan 12 angka.

https://twitter.com/shotongoal247/status/1035943526410985478

Main photo: standard.co.uk

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here