Roberto Mancini mengaku enggan memanggil Mario Balotelli ke timnas Italia hanya untuk menunjukan respon atas rasisme yang terjadi di Italia. Mantan pelatih Inter Milan mengaku akan memanggil pemain berdasarkan performanya di lapangan.

Seperti diketahui bahwa si “Why Always Me?” baru-baru ini mendapat serangan rasisme dari oknum suporter lawan yang kampungan sekali kelakuannya tersebut. Hal tersebut terjadi saat laga Brescia kontra Hellas Verona.

Balotelli jelas tak terima dengan perlakuan seperti itu. Ia lantas mengambil bola dan menendangnya ke arah penonton. Bukan diumpan, tapi memang sengaja mau menggebok para mulut-mulut jahat sepertinya.

Walau sempat meninggalkan lapangan, Balotelli akhirnya berhasil dibujuk dan melanjutkan pertandingan.

Melihat suporter di negaranya yang kelakuannya macam penonton negara berflower, Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, meminta agar Mancini memanggil Balotelli untuk masuk dalam timnas Italia.

Maksudnya adalah sebagai pesan atau respon yang terjadi atas rasisme. Macam pencitraan saja mungkin.

Namun Mancini tidak sepakat atas hal tersebut. Ia mengaku tidak akan memanggil seorang pemain untuk tujuan lain. Mancini lebih memilih memanggil pemain dilihat dari performanya.

Bukan dari hobinya, warna kulitnya, siapa bapaknya, atau suka mendengarkan lagu Armada atau tidak.

https://twitter.com/azzurri/status/1192852189569568768?s=20

Ia mengatakan akan memanggil Mancini apabila sang pemain memang layak untuk masuk ke dalam skuat Italia.

Sejauh ini, Balotelli belum moncer bersama Brescia dengan hanya mencetak dua gol dari tujuh laga.

“Ketika saya memanggil Mario Balotelli, itu karena ia pantas mendapat panggilan tersebut. Bukan karena warna kulitnya,” ujar Mancini dikutip dari Liputan6.

“Saya sangat mengenal Mario. Saya memiliki perhatian khusus kepadanya. Saya yang memberikan kesempatan kepada Mario untuk memulai karier profesionalnya.”

“Saya menghargai saran dari presiden, namun bukan itu cara untuk mengatasi masalah rasial di sepak bola Italia. Semua pemain yang ada dalam skuat Timnas Italia telah bekerja keras untuk membuktikan kalau mereka pantas, hal itu sama berlaku kepada Balotelli,” ungkap Mancini.

Timnas Italia akan menghadapi Bosnia-Herzegovina dan Armenia pada laga kualifikasi Piala Eropa 2020. Kali terakhir Balotelli membela timnas Italia terjadi pada Mei 2018.

https://twitter.com/EPLBible/status/1194151727781629952?s=20

Main photo: it.notizie.yahoo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here