Hans-Dieter Flick telah resmi dipermanenkan oleh Bayern Munchen pada pekan lalu. Keputusan ini diyakini akan membuat semua pemain Bayern akan kembali senang dan harmonis.

Sebelumnya Flick sendiri hanya merupakan “pegawai magang” di kursi kepelatihan Bayern. Ia ditunjuk untuk menggantikan Niko Kovac yang di akhir jabatannya membuat performa Bayern terkadang kocak.

Namun Flick tak langsung diangkat menjadi pegawai tetap. Ia memegang jabatan sebagai pelatih sementara saja sejak Oktober tahun lalu.

Namun selama ditangani oleh Flick, Bayern terus menunjukan performa yang positif. Sempat tertatih-tatih di awal musim, ternyata itu hanya gimmick sepertinya.

Bayern pun seperti yang sudah-sudah kembali memuncaki klasemen Bundesliga dan hawa-hawa auto-juara untuk kesekian kali secara beruntun mulai tercium.

Dari 21 pertandingan di Bundesliga, Flick mencatatkan 18 kemenangan dan cuma sekali imbang. Sebelum dihentikan karena pandemi virus corona, Bayern dengan 55 poin unggul empat poin atas Borussia Dortmund di posisi kedua.

Benar-benar memberi PHP saja kepada seluruh umat Bundesliga ketika mereka memulai musim dengan kocak.

Tak cuma itu, Bayern juga dibawa tampil garang di babak 16 besar Liga Champions saat menghantam Chelsea 3-0 di leg pertama.

Semua itu dianggap karena peran Hansi Flick yang mampu membangkitkan semangat para pemain. Menurut eks pemain Bayern, Lothar Matthaeus, Hansi Flick akan membawa kejayaan seperti yang dilakukan Jupp Heynckes dulu.

“Tentu saja itu pilihan yang logis, akan sulit dimengerti jika Bayern tidak memperpanjang kontraknya,” ujar Matthaeus dikutip dari Detik.

“Hansi jelas pantas mendapatkan ini. FC Bayern kembali ke jalur yang benar di bawahnya. Tim menjadi harmonis lagi seperti saat di bawah Jupp Heynckes, tim bermain hebat lagi,” sambungnya,

“Dia mampu membuat tim lebih secara keseluruhan, permainan dan taktiknya. Sebagai tambahan, dia melakukan pendekatan secara personal. Karena dia, pemain seperti Jerome Boateng dan Thomas Mueller kembali ke level terbaiknya.”

“Hansi juga mampu mengandalkan pemain muda seperti Alphonso Davies atau Joshua Zirkzee. Ini sangat penting karena Bayern ingin memastikan bahwa para pemain mudah didikannya mampu menembus tim utama dan bermain sesering mungkin. Hansi bisa menciptakan eranya sendiri di Bavaria,” tutup Matthaeus.

https://twitter.com/433/status/1247088583267291137?s=20

Main photo: @brfootball

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here