Tega nian Bayern Muenchen. Klub yang lagi di ambang garis kemiskinan alias degradasi, Hamburger SV, benar-benar dijadikan ‘burger’ oleh Bayern. Mereka sukses berpesta burger sampai delapan gol.

Robert Lewandowski yang paling rakus dalam menyantap burgernya itu. Dia sampai makan tiga kali alias membobol gawang Hamburg sampai kipernya lupa daratan.

Berawal dari Arturo Vidal yang membuka pesta di Allianz Arena tersebut, kemudian dilanjutkan secara bergiliran oleh Lewandowski (3 gol), David Alaba, Kingsley Coman (2 gol), dan Arjen Robben.

Kedelapan gol tersebut bisa bikin bek-bek Hamburg termasuk kipernya, Rene Adler, mengalami trauma dan mati karier. Adler sendiri dulunya pernah jadi kiper timnas Jerman. Tapi melihat kelakuannya kebobolan banyak begini, ya wajar saja kalau dia sudah tak dipanggil lagi.

Jika melihat situasi lini belakang Hamburg, memang tampak mudah bagi Bayern mencetak gol. Umpan-umpan lemah saja bahkan begitu mudahnya menembus pertahanan Johan Djourou dan kawan-kawan.

Mereka seringkali cuma diam saja seraya terpesona menikmati para pemain Bayern mengolah bola, melewati mereka. Bahkan ada beberapa pemain yang cuma jalan saja ketika timnya diserang.

Adler sendiri juga banyak bengongnya. Seolah-olah sudah malas melompat menangkap bola macam topeng monyet yang sudah lama tak kelihatan itu.

Lucunya lagi, ini kedua kalinya Bayern menang sampai delapan gol atas Hamburg dalam waktu berdekatan. Sebelumnya terjadi dua tahun lalu, juga di Allianz Arena. Kok ya bisa janjian begitu skornya, entah gimana.

Hamburg memang sering dijadikan ‘burger’ oleh Bayern. Pada tahun yang sama dua tahun lalu, mereka dibantai 0-5. Kemudian dihajar lagi pada 2014 dengan skor 1-4 dan 0-5.

Lalu epic-nya lagi, mereka pernah kalah 2-9, skor yang gede banget kayak futsal-futsal tarkam. Kemudian pada 2011 mereka dicukur lagi bulu kakinya sampai 0-5 dan 0-6. Luar biasa, biasa di luar.

Jika ditotal dalam 16 pertemuan terakhir, Bayern sukses membobol gawang Hamburg sebanyak 67 kali. Sebaliknya, “Die Rothosen” cuma cetak tujuh gol saja. Sadis kayak lagunya Afgan.

Kekalahan ini makin membenamkan Hamburg di zona degradasi hanya dengan 22 poin saja dengan rincian detail lima kemenangan, lima seri, sisanya kalah. Sedangkan Bayern, memantapkan diri menjadikannya perkasa di puncak klasemen Bundesliga.

Kemenangan itu sekaligus kado cukup keren bagi pelatih Carlo Ancelotti. Bukan kado ulang tahun apalagi pernikahan, melainkan kado pertandingan ke-1.000-nya selama jadi pelatih sejak zaman Presiden Soeharto.

Pemberian kue entah apa itu, sepintas kayak roti buaya, sebagai hadiah dari klub buat Ancelotti. (Twitter: @ReplicaDante)

Pelatih yang suka dijuluki “Don Carletto” itu telah melakoni 1.000 laga dengan 591 kemenangan di delapan klub.

“Jelas ini hari yang sempurna, pertandingan yang sempurna. Kami bermain baik dengan sikap yang baik. Saya beritahu para pemain sebelum pertandingan agar laga spesial saya ini jadi pertandingan yang bagus. Tapi saya tak menyangka hasilnya seperti ini,” ujarnya dikutip Goal. 

Selamat ya, Don Carletto. Semoga bisa terus berpesta kalau perlu panggil badut dan potong tumpeng.

Main photo credit: Focus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here