Stefano Pioli menjalani debutnya sebagai pelatih utama AC Milan pada laga melawan Lecce. Sayang pada pertandingan yang digelar tepat pada hari ulang tahunnya, Milan malah kena gol sakit hati dan menelan hasil seri 2-2.

Jelas hasil tersebut bukan kado ulang tahun yang menyenangkan bagi Pioli. Kalau hadiah ulang tahun yang jelas bikin bahagia itu minimal dibelikan mobil Lamborghini. Apalagi kalau dapat pulau pribadi, senangnya pasti bukan main.

Tapi yang diterima Pioli hanyalah gol sakit hati yang membuat Milan menelan hasil seri pada laga debutnya. Jahat sekali Lecce ini. Kalau kasih hadiahnya yang seperti itu, pasti tahun depat tidak dapat lagi surat undangan ulang tahun dengan tulisan “tiada kesan tanpa kehadiranmu.”

Bagaimana tidak sakit hati, sempat 2-1 unggul hingga 90 menit, Milan justru kebobolan di masa injury time babak kedua.

Mau membalas tapi waktunya sudah sangat mepet. Sudah membayangkan dapat poin tiga dan melesat di daftar klasemen, Milan hanya naik ke peringkat ke-12. Berjarak hanya empat poin dari zona degradasi.

Pada jalannya laga di San Siro, Milan memimpin terlebih dahulu melalui Hakan Calhanoglu di menit ke-20.

https://twitter.com/matrix190890/status/1186044328646529024?s=20

Mendapat bola di kotak penalti, Calhanoglu melepaskan tendangan keras yang pasti membuat Bung Valent akan berkata “jebreeet” kalau ia yang jadi komentatornya.

Lecce baru bisa membalas di babak kedua melalui Khouma Babacar. Tendangan penaltinya awalnya sempat dibaca dengan baik oleh Gianluigi Donnarumma meski tidak ada subtitle dari Lebah Ganteng. Tapi bola tepisan Donnarumma, langsung kembali disambar Babacar.

Milan kembali memimpin setelah aksi Calhanoglu diakhiri dengan umpan kepada Krzysztof Piatek. Hanya dengan sedikit sontekan, Piatek akhirnya sukses menghadirkan kembali selebrasi “boom boom boom boom” di San Siro.

Sayang di menit tambahan, kemenangan di depan mata Milan harus lenyap setelah Lecce menyamakan kedudukan melalui Marco Calderoni. Skor menjadi sama kuat 2-2, yang bertahan sampai laga usai.

“Saya melihat ada beberapa pergerakan bagus, kualitas dan semangat, tapi kalau Anda tidak cepat-cepat menghabisi pertandingan, Anda bisa mendapatkan kejutan pahit di akhir,” ujar Pioli dikutip dari Detik.

“Hanya setelah beberapa hari latihan, saya melihat beberapa ide yang sudah kami kerjakan dan hal itu pertanda baik untuk masa depan, sekalipun masih ada banyak pekerjaan untuk diselesaikan.”

https://twitter.com/galareyiz/status/1186018243674333184?s=20

Main photo:  quest-france.fr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here