Meski lawannya cuma tim tarkam (antar-kampung), Arsenal tetap serius menjalani pertandingan Piala FA. Bahkan, mereka sampai menyewa bodyguard ala-ala James Bond 007. Mantap!

Entah bagaimana, tim setengah profesional, Sutton United, lolos sampai ke babak kelima Piala FA. Padahal, tim yang berasal dari pinggiran kota London itu bermain di Divisi National League alias kasta kelima Liga Inggris.

Jadi di bawahnya Liga Primer, ada Divisi Championship, Football League One, Football League Two, barulah National League. Pemain-pemain yang ada di divisi ini juga bukan pemain profesional seperti di Liga Primer atau Championship. Sebagian ada yang punya pekerjaan tetap selain jadi pesepak bola.

Alhasil, saat bertemu Arsenal di Piala FA langsung mengundang animo yang luar biasa mantap. Kedatangan tim yang belum-belum juga juara Liga Primer sejak zaman Megawati itu menyedot perhatian para masyarakat Sutton di Stadion The Borough Sports Ground.

Maklum, kapan lagi buat mereka untuk melihat Alexis Sanchez, Theo Walcott, Granit Xhaka, hingga Skhodran Mustafi. Pemain-pemain yang biasanya hanya mereka saksikan di TV atau Youtube. Bahkan, para pendukung Sutton sampai rela antri lima jam untuk mendapat tiket laga ini.

Untuk langkah keamanan, Arsenal pun menyewa beberapa bodyguard alias pengawal khusus saat main di sana. Bukan level Satpol PP lagi yang mereka sewa, tapi benar-benar bodyguard berpakaian jas mirip yang ada di film James Bond.

Sontak, kelakukan “The Gunners” pun bikin heran pelatih Sutton, Paul Doswell. Entah dapat link dari mana Arsenal bisa sampai mengontak agen 007 dari MI6.

“Arsenal datang ke sini dengan pengawal yang siap siaga hingga masuk ke lorong. Luar biasa rasanya seperti melihat agen-agen yang ada di film James Bond. Berbeda dengan kami, sebuah tim kecil yang bahkan para pemain kami harus kembali bekerja keesokan harinya,” ucap Doswell.

Meski begitu, langkah antisipasi yang dilakukan Arsenal terbukti tepat. Kenorakan pendukung Sutton sempat membuat suasana kurang kondusif macam TPS-TPS yang diduga melakukan kecurangan hingga dipaksa untuk pencoblosan ulang.

Fans Sutton meminta foto bareng Alexis. (Twitter: @davidhickman14)

Contohnya saja, Arsene Wenger yang nyaris jadi korban pelemparan botol. Atau saat fans Sutton yang rada norak tumpah ruah ke lapangan saat peluit akhir dibunyikan. Tujuannya bukan sekadar ingin eksis, tapi memburu pemain Arsenal bahkan ada yang mengambil jala sebagai kenang-kenangan.

Belum lagi aksi kiper cadangan Sutton, Wayne Shaw, yang berperut gendut tertangkap kamera sedang asyik makan kue pie hingga bikin heboh dunia persilatan.

Untung saja baik pemain dan pendukung Sutton tak sampai ada yang membawa bendera Slank, memakai helm full face, atau ‘nyawer’ para pemain Arsenal. Meski kalah 0-2, pendukung Sutton tetap mendapatkan pengalaman yang cukup berharga. Selamat ya!

Hasil gambar untuk Sutton Arsenal
Laga Piala FA jadi kayak laga persahabatan. Tampak David Ospina dan pemain Sutton entah siapa namanya duduk akur. (ESPN)

Main photo credit: Complete Sports Nigeria

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here