Pasca-kekalahan dari Inter Milan, musuh bebuyutan debat kusir, Juventus langsung tertampar dan sadar diri. Mereka langsung berbenah dan evaluasi supaya jadi pinter. Ternyata benar, pada empat laga berikutnya langsung gaspol remblong, menang terus-terusan tanpa kebobolan.

Pada laga terakhir lawan Sampdoria, Juve tampil ganteng maksimal. Tim berjuluk “La Samp” disikat tuntas dengan skor 2-0. Ini makin memperkaya catatan Juve yang selalu menang tanpa kebobolan. Dimulai dari lawan Napoli (2-0), Bologna (2-0), SPAL (4-0), dan terakhir Sampdoria ini.

Di babak pertama, Juve tampil cukup baik meski hujan mengguyur membasahi pipi. Baru beberapa menit berjalan, Juve mencetak gol melalui skema apik Cristiano Ronaldo, Alvaro Morata, dan diselesaikan Federico Chiesa.

Namun di babak kedua, Juve rada kendor macam karet kolor kelamaan di lemari. Sampdoria lebih banyak menguasai bola tapi pertahanan Juve masih terlalu kokoh.

Juve sepertinya anti dengan kemenangan pelit 1-0. Musim ini mereka belum pernah menang 1-0. Kalau sudah 1-0 ada saja gol tercipta di akhir laga. Lawan Sampdoria begitu juga.

Hasil serangan balik memberikan ruang kepada Juan Cuadrado untuk mengoper bola kepada Aaron Ramsey yang tinggal mencebok bola saja.

Pelatih yang kerap disebut sebagai Guru Penjas, Andrea Pirlo, memberikan komentar mengenai Ronaldo yang mulai paceklik gol belakangan ini. Pirlo menganggap Ronaldo tidak hanya berkontribusi mencetak gol, tapi juga berperan dalam membuat gol pemain Juve yang lain.

“Gol dari Ronaldo tidak penting bagi kami. Dia bisa memberi assist untuk gol kedua (saat melawan Sampdoria) dan berperan dalam menciptakan gol-gol lainnya kepada rekan-rekannya. Kami baik-baik saja tanpa gol darinya. Kami tidak akan bergantung kepadanya,” ujar Pirlo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here