Masih ingat Guti Hernandez? Pemain Real Madrid yang berambut gondrong tanggung era 2000-an? Kalau anak milenial yang lahir tahun 2009 belum tentu mengenalnya.

Ya, Guti adalah salah satu legend-nya Madrid yang juga menjadi produk asli tim junior Madrid. Dia sempat jadi gelandang andalan “Los Blancos” sampai akhirnya hengkang ke Besiktas pada 2010 menjelang pensiunnya.

Guti kini sudah kembali ke Santiago Bernabeu, bukan sebagai pemain apalagi anak gawang. Tapi sebagai pelatih tim junior Madrid. Ternyata, dia juga punya bakat jadi pelatih. Pria yang kini berusia 40 tahun itu sukses membawa Madrid junior meraih treble winners.

Nah, berkat kehebatannya menangani tim junior, Guti pun ditanya oleh wartawan apakah punya mimpi menjadi pelatih Madrid seniornya? Jawabannya tentu saja, “Aku sih, Yes” seperti kata Mas Anang di Indonesian Idol.

Guti punya angan-angan menggantikan Zinedine Zidane yang kini jadi pelatih tim utama, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan. Namun, Guti tak mau terburu-buru, ibarat kata tentara Belanda masih jauh. Dia ingin mengikuti air mengalir, menikmati setiap proses yang ada.

“Tentu sangat bodoh jika menolak tim utama. Tapi saat ini, naik ke tim senior masih jauh dari kenyataan. Saya ingin Zidane terus melatih dan saya juga melanjutkan pekerjaan saya,” ucapnya, santai.

Guti memang sangat bersyukur dapat kesempatan kembali lagi ke Madrid. Apalagi disuruh pegang tim mudanya. Itu merupakan bagian dari mimpinya sebagai manusia.

“Saya sangat senang melatih. Saya sangat senang diberi kesempatan yang diberikan Real Madrid kepada saya. Saya sangat bersyukur dan menikmatinya,” katanya lagi.

Main photo: AS English

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here