Kiprah Leroy Sane di Manchester City memang makin tokcer. Performanya bersama klub berwarna kostum biru muda kayak petugas Jasa Marga itu tampaknya bakal ikut diboyong Joachim Loew membela Jerman di Piala Dunia nanti.

Bagaimana tidak tokcer, baru satu setengah tahun di Etihad, Sane sudah langsung klop kayak botol Teh Botol Sosro dengan tutupnya. Total dia sudah membuat sekian gol dan sekian assist. Pokoknya banyak.

Musim ini saja, pemain berwajah ganteng relatif itu sudah mencetak sembilan gol dan 12 assist dari 29 pertandingan bersama City. Hasil yang cukup keren bagi seorang anak muda harapan bangsa yang baru berusia 22 tahun. Kalau kuliah lima tahun juga belum tentu sudah lulus.

Gaya mainnya yang lincah dan gesit tapi kurang irit itu membuatnya aktif memberikan umpan bahkan membuat gol. Padahal posisinya bukan striker ujung tombak.

“Sane sangat bagus. Tapi saya rasa dia belum berada dalam puncak performa. Dia memainkan penampilan bagus dan menarik baik dalam mengumpan atau mencetak gol,” kata pemain yang sama-sama lancar berbahasa Jerman sejak remaja itu, dikutip Liputan6.

Sane memang sangat cocok berada di City di bawah asuhan Pep Guardiola. Gaya bermain Pep memang memperagakan sepak bola indah seindah pemandangan di Labuan Bajo. Biasanya dari kaki ke kaki, jarang dari kaki ke leher atau ke muka.

Sane yang punya lari cepat banget kayak kereta bandara yang baru diresmikan itu kerap dieksploitasi di sisi kiri lini serang “The Citizens“. Wajar, speed-nya di PES 2018 saja di atas 90. Kalau tidak salah sampai 95.

Paling enak memang kasih umpan daerah suruh dia lari dengan memencet tombol R1 tak usah dilepas sampai pulang. Itu kalau lagi hujan-hujan, bajunya Sane paling cepat kering karena kebanyakan lari ditambah kecepatan larinya yang kencang banget. Pokoknya kekuatan R1 Sane benar-benar menakjubkan.

Terutama buat seorang Guendogan. Apalagi bagi seorang gelandang tengah sepertinya yang memudahkan tugasnya dalam menyuplai bola ke sisi sayap. Tak perlu tengok kanan-kiri apalagi lihat kaca spion, tendang saja ke sayap pasti bakal dikejar sama Sane.

“Sane begitu penting di City. Dia selalu bergerak dan sangat cepat. Tiap Anda memberikan umpan, dia pasti bisa menerimanya,” lanjut Guendogan, takjub.

Main photo: The Quint

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here