Nama Antoine Griezmann (dibaca: Antoan Griyezman) sedang laris di pasaran. Ya, karier Griezmann  sedang menanjak bersama klub dan negaranya, Atletico Madrid dan tim nasional Prancis. Dia pun disebut-sebut sebagai calon kuat peraih Ballon d’Or tahun ini.

Meski begitu, Griezmann tidak mau berbesar kepala dengan prestasinya yang baru seumur jagung itu. Dia mengaku belum pantas disejajarkan dengan dua pemain papan atas dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, yang telah menjadi langganan tetap Ballon d’Or.

Griezmann rupanya sadar diri bahwa dirinya hanya sebatas ‘remahan kerupuk’ dari nama besar Ronaldo dan Messi. Apalagi kerupuknya berupa rengginang di dalam kaleng Khong Guan ketika lebaran.

Kenyataannya, tahun ini memang Griezmann kalah telak dari Ronaldo. Dua kali Griezmann bertemu Ronaldo di final, yakni di final Liga Champions dan final Piala Eropa, dua-duanya harus mengakui keunggulan keperkasaan Ronaldo.

Griezmann Jadi Pesaing Kuat Messi dan Ronaldo. (Globalsoccerforum)
Griezmann Jadi Pesaing Kuat Messi dan Ronaldo. (Globalsoccerforum)

“Saya masih butuh kerja keras untuk menyamai level Messi dan Ronaldo. Keduanya telah meraih banyak gelar dan tak pernah berhenti mendapatkannya,” ujar Griezmann seperti dikutip Liputan 6. 

Griezmann memang mulai ranum jika diibaratkan buah mangga. Performanya mengesankan di Piala Eropa yang telah mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak Piala Eropa 2016 itu masih berlanjut hingga ke level klub. Apalagi usianya masih terbilang muda, 25 tahun, yang sedang lucu-lucunya.

Bersama “Los Rojiblancos” -julukan Atletico-, pemain yang sangat fasih berbahasa Prancis itu telah mencetak enam gol dan satu assist dari enam penampilannya di La Liga.

“Saya pasti akan mengikuti langkah mereka (Ronaldo dan Messi) sedikit demi sedikit. Mungkin saya akan memulainya dengan meraih gelar,” sambung pemain yang mempopulerkan selebrasi ‘goyang tulalit’ itu.

Goyang Tulalit ala Griezmann (Dailymail)
Goyang Tulalit ala Griezmann (Dailymail)

Kesadaran diri Griezmann juga dimaklumi rekan senegaranya, Franck Ribery. Menurut pemain Bayern Muenchen itu, pesona Griezmann belum cukup menobatkannya sebagai pemain kelas dunia.

Meski sudah mencetak 32 gol dari 54 pertandingannya bersama Atletico musim lalu, tapi satu musim saja belum cukup untuk meningkatkan statusnya ke level kelas dunia.

“Saya pikir belum waktunya menobatkan pemain kelas dunia padanya. Dia baru bersinar selama semusim dan itu belum cukup,” ujar pemain yang punya luka codet di wajahnya itu.

“Jika dia mampu bermain konsisten selama 10, 12, hingga 15 tahun, maka saya akan mengucapkannya selamat. Saya sendiri selalu dalam performa top selama 10 tahun terakhir,” tutur Ribery yang agak gede rasa.

Mirip Zidane?

Yang pasti, karier Griezmann terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya, seniornya di timnas Prancis, Bixente Lizarazu.

Pria yang usianya 21 tahun lebih tua dari Griezmann itu mengungkapkan bahwa Griezmann mirip dengan legenda Prancis, Zinedine Zidane. Tentu kemiripannya bukan penampilannya secara fisik, wajah agak Arab dan botak bagian tengah, bukan.

Melainkan gaya permainannya yang disebut Lizarazu mirip dengan Zidane. Menurut Lizarazu, kedua pemain itu punya kemampuan di atas rata-rata dalam memberikan umpan manis manja kepada rekannya.

Griezmann disebut-sebut titisan Zidane. (Baomoi)
Griezmann disebut-sebut titisan Zidane. (Baomoi)

“Jika saya harus mencari persamaan Zidane dengan Griezmann, tentu itu adalah feeling mereka saat memberikan umpan,” katanya seperti dikutip L’Equipe. 

“Griezmann dan Zidane memiliki gerakan yang bagus. Mereka punya visi bermain dan memikirkan pemain lain sebelum diri mereka sendiri. Ini punya dampak langsung buat tim.” (bolatory/PJ)

Saksikan kehebatan Griezmann di sini

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here