Prancis dan Belanda memainkan laga kedua mereka di ajang UEFA Nations League. Bertamu ke Stade de France, “De Oranje” dipaksa pulang dengan wajah cemberut sebab menerima kekalahan 1-2 atas tim tuan rumah. Gol dari Kylian Mbappe dan gol penentu Olivier Giroud memastikan kemenangan “Les Blues” atas tamunya.

Pertandingan ini menjadi salah satu laga penting Giroud pada karier striker Chelsea itu saat berseragam “Les Blues”. Sebab golnya tersebut memastikan Prancis bisa meraih tiga poin di kandang sendiri.

Selain itu gol mantan striker Arsenal itu membuatnya mengakhiri puasa gol yang sudah sebanyak 10 laga. Tugas Giroud sebagai seorang striker pun sempat dipertanyakan karena dirinya tidak kunjung mencetak gol selama Piala Dunia sehingga tak terlihat kontribusinya. Kalau di tongkrongan pasti dia tipe yang hanya menyumbang tawa saja, jarang sumbang lawakan.

Padahal tugas striker yang utama biasanya adalah mencetak gol. Belum pernah selama ini ada striker yang tugasnya adalah menjaga gawang atau membantu pelatih lawan. Namun pelatih Didier Deschamps selalu membela anak asuhnya dengan mengatakan bahwa kehadiran Giroud penting untuk mendukung gaya bermain timnya.

Satu gol Giroud itu juga membuatnya kini telah mencetak 32 gol untuk timnas Prancis. Catatan tersebut telah menyalip legenda hidup “Les Blues” yaitu Zinedine Zidane. Kini ia berada di peringkat keempat daftar pencetak gol terbanyak timnas Prancis, di bawah Thierry Henry, Michel Platini, dan David Trezeguet.

Kemenangan ini membuat Prancis memuncaki UEFA Nations League A Grup 1 dengan empat poin dari dua pertandingan. Sementara Belanda belum mendapat poin sama sekali dan baru menjalani satu laga.

Pada jalannya laga, Prancis langsung menebar ancaman kepada Belanda. Meski begitu Belanda patut bersyukur karena lawannya hanya menebar ancaman. Kalau lawannya oknum tukang tambal ban jahat, yang ditebar adalah paku dan semacamnya. Sudah macam main smack down kalau seperti itu.

Alhasil ancaman dari Prancis berbuah hasil di menit ke-11. Berawal dari sebuah serangan di sisi kiri, Blaise Matuidi mengirimkan crossing datar yang membuat Mbappe dengan mudah menyonteknya.

Untung tidak ketahuan guru. Kalau ada bapak atau ibu guru pengawas, mungkin sudah dianulir golnya karena menyontek. Skor 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama.

Belanda yang lebih gencar melakukan serangan di babak kedua, berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-67. Tusukan Kenny Tete yang namanya rada mesum itu berhasil dituntaskan Ryan Babel yang rambutnya kini berwarna merah macam rambutan sudah matang.

Namun kedudukan imbang tak bertahan lama. Tujuh menit berselang, Giroud mencetak gol penentu kemenangan Prancis.

Umpan silang dari Benjamin Mendy langsung disambar dengan keras olehnya. Virgil van Dijk yang menempel Giroud kalah cepat untuk menyelamatkan bola. Senang sekali si Giroud merayakan gol tersebut macam anak kecil sedang diajak ke Dufan.

Meski Belanda terus menekan hingga akhir pertandingan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Prancis.

Usai pertandingan, Deschamps mengaku senang dengan kemenangan, ditambah Giroud kembali mencetak gol. “Saya sangat gembira untuk Olivier Giroud. Dia sangat membantu bagi kami dan dia memberi kami kemenangan. Dia sering kali dikritik dengan tidak adil. Dia sangat penting untuk tim. Kami butuh dia,” ujarnya dikutip dari Detik.

Main photo: lesoir.be

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here