Ukraina menjadi tim paling terakhir yang lolos ke perempat final Euro 2020 yang diselenggarakan di 2021. Mereka lolos ke perempat final dengan cukup drama dan berlinang air mata. Tim asuhan Andriy Shevchenko itu masuk perempat final usai mencetak gol patah hati putus cinta ke gawang Swedia dan memenangkan laga 2-1.

Ukraina merupakan tim paling buncit yang lolos ke babak 16 besar. Mereka lolos bukan lewat jalur prestasi, melainkan jalur klasemen peringkat 3 terbaik. Dalam klasemen tersebut, Ukraina ada di peringkat 4.

Jadi secara urutan, Ukraina ini yang paling payah di antara kontestan babak 16 besar lainnya. Apalagi melihat penampilan terakhir mereka lawan Austria, bikin geregetan.

Namun, menghadapi Swedia selaku juara Grup E, Ukraina tampil solid dan mampu meladeni perlawanan Swedia. Mereka bahkan mampu unggul duluan lewat gol mantap Oleksandr Zinchenko pada menit ke-27. Umpan asyik Andriy Yarmolenko sukses dihabisi Zinchenko yang tidak memakai baju koko.

Menjelang akhir babak pertama, Emil Forsberg menyamakan skor lewat sebuah tendangan deflect yang mengubah arah bola sehingga sulit diantisipasi George Buschan.

Swedia sebenarnya punya banyak peluang untuk memenangkan pertandingan. Tapi memang namanya sepak bola, sejago apapun kalau tidak hoki, ya sulit juga. Tercatat dua kali usaha mereka mentok tiang. Beberapa juga bisa digagalkan Buschan.

Skor 1-1 bertahan 90 menit. Pertandingan terus dilanjutkan meski adzan Subuh sudah berkumandang di beberapa wilayah Indonesia. Mereka tidak mengenal sistem “pertandingan selesai ketika adzan”.

Selama 120 menit, tidak ada gol tercipta. Golnya baru tercipta menit ke-121. Pemain pengganti Ukraina, Artem Dovbyk, jadi pahlawan kemenangan negaranya setelah mampu mencetak gol patah hati dan putus cinta buat Swedia. Benar-benar pupus.

Mencetak gol menit segitu rasanya sudah seperti orgasme yang sempat ditahan-tahan. Benar-benar membuncah. Sampai-sampai si Dovbyk kena kartu kuning lantaran selebrasi telanjang dada.

Ukraina pun menang 2-1, menggugurkan Swedia yang sudah tampil oke selama Euro ini.

SHARE
Previous articleJerman Dilinggis Inggris, Perasaan Jemawa Harus Ditangkis
Next articleBelgia Ingin Juara, Memangnya Bisa?
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here