AS Roma tanpa Irama masih mengalami nasib buruk di sepak bola. Setelah empat pertandingan tanpa kemenangan, mereka melengkapinya lagi jadi lima saat bertamu ke rumahnya Atalanta.

Tim yang katanya berjuluk “Serigala” itu sudah tak lagi gahar setelah dijinakkan Atalanta yang lagi gacor musim ini dengan skor 1-2. Itu merupakan kekalahan keempat yang mereka alami dalam lima laga terakhirnya.

Sebuah koleksi yang cukup bagus. Kalau perlu sampai akhir musim begitu terus biar sekali-sekali mereka punya prestasi. Bukan hanya prestasi Scudetto tahun 2000 saja yang diumbar-umbar.

Roma sebenarnya unggul duluan lewat Edin Dzeko setelah memanfaatkan kesalahan tak penting Jose Palomino. Palomino yang merupakan orang terakhir malah ribet sendiri menerima umpan dari temannya. Alhasil diserobot Dzeko dan diselesaikan dengan baik.

Sayangnya keunggulan dan keuntungan itu tak dimanfaatkan dengan baik. Palomino membayar tunai alias cash tanpa pakai Ovo atau Gopay demi membayar kesalahannya.

Dia memanfaatkan umpan sundulan jidat dari Berat Djimsiti yang badannya berat mungkin karena banyak dosanya.

Sembilan menit kemudian, Mario Pasalic yang baru masuk 19 detik langsung mencetak gol kemenangan untuk bikin Atalanta comeback. Gol dari tendangan placing-nya sangat indah untuk bersarang di gawang Pau Lopez. Luar binasa.

Gol kemenangan tersebut langsung dapat pujian dari pelatih Gian Piero Gasperini. Jika Anda menciptakan gol setelah 19 detik [masuk ke lapangan], jelas itu bukan hal yang Anda rencanakan!,” tutur mantannya Inter Milan yang tak sukses itu, dikutip Goal.

https://twitter.com/bet365/status/1228789623725445123

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here