Olivier Giroud memberikan sebuah pernyataan yang cukup mengejutkan mengenai sang mantan, Arsenal. Berdasarkan pengalamannya bermain untuk Arsenal, Giroud membandingkan “The Gunners” dengan timnya saat ini, Chelsea.

Sembarangan juga Giroud ini. Sudah ngomongin mantan, yang negatif pula. Jahat sekali dia berbicara kenyataan seperti itu. Untung saja tidak diomongin di perosotan macam video bocah yang dulu pernah viral. Kalau benar-benar melakukan itu, bisa-bisa dilabrak Giroud sama geng Nero.

Begitu memang kalau sudah putus dan punya yang baru, yang lama sering dijelek-jelekan. Coba saja belum punya gebetan, pasti kerjanya setiap akhir pekan minta jatah mantan.

Putusnya Giroud dan Arsenal memang kurang baik-baik sepertinya. Sebab waktu itu nama Giroud menjadi salah satu kunci dari transfer tiga klub besar Eropa.

Arsenal yang mau ngegebet Pierre Emerick Aubameyang dari Borussia Dortmund, terpaksa melepas Giroud ke Chelsea.

Hal itu membuat Chelsea memiliki cadangan striker setelah Dortmund meminjam MIchy Batshuayi karena kehilangan Aubameyang. Begitulah pokoknya, ada segitiga transfer yang terjadi. Jangan-jangan iliuminati juga mereka.

Padahal Giroud ini bisa dibilang salah satu pemain yang cukup berpengaruh di kubu Arsenal selama beberapa tahun terakhir.

Didatangkan dari Montpellier pada tahun 2012 dengan biaya sekitar 12 juta euro, Giroud menjadi ujung tombak Arsenal pada era-era terakhir Arsene Wenger.

Enam tahun bergandengan tangan dengan “Meriam London”, Giroud akhirnya ditebus Chelsea dengan biaya 17 juta euro.

Giroud pun mencoba membagikan pandangannya terhadap sang mantan setelah beberapa tahun jadian.

Menurutnya klub asal London itu cukup sulit untuk bersaing dalam perebutan gelar juara. Target yang dimiliki klub juga menurut Giroud tidaklah cukup baik.

“Saya rasa selalu sulit bagi Arsenal untuk memenangkan gelar juara,” beber Giroud dikutip dari Liputan6.

“Kami selalu hanya bersaing untuk satu posisi di Liga Champions. Meski demikian, ketika tidak bisa memenangkan liga, meraih beberapa gelar Piala FA Cup dan Community Shield adalah sebuah kenangan yang manis.”

Giroud juga membandingkan kondisi tersebut dengan klubnya saat ini dimana Chelsea memiliki beban untuk terus bersaing di papan atas.

“Chelsea adalah klub di mana Anda dibebani ekspektasi yang lebih tinggi. Tim ini memenangkan beberapa gelar juara Premier League dalam 10 tahun terakhir, dan Arsenal masih mengagung-agungkan era ‘Invincibles’ (musim 2003-2004),” papar Giroud.

“Saya tidak akan mengatakan bahwa apa yang saya lakukan bersama Chelsea lebih baik daripada apa yang saya lakukan di Arsenal.”

“Saat ini kami hanya mencoba menjadi tim yang sangat kompetitif dan kami ingin melangkah maju dan memenangkan lebih banyak trofi juara.” tandasnya.

Main photo: @darajani1905

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here